Info Jual Beli Tanah dan Rumah di Bantul

  • 4 min read
  • Feb 11, 2020

Kelebihan Bisnis Jual-Beli Tanah di Jogja dan Trik Beli Tanah

Jual beli tanah di Jogja pastinya dapat jadi sebuah bisnis dagang yang diidamkan hampir semua orang. Kondisi ini berkenaan dengan lokasi Yogyakarta yang sangat ideal sehingga di masa depan memiliki peluang harga jual yang baik. Tetapi tentunya butuh tips jitu supaya bisnis jual-beli tanah jadi lebih maju.

Keunggulan Usaha Jual Tanah Jogja

Secara garis besar, Yogyakarta merupakan suatu area yang kian hari makin berkembang pesat. Disokong oleh basis wisata dan beragamnya universitas, banyak sekali penduduk dari luar daerah yang kenal dan mendatangi Jogja. Menyebabkan, permintaan lahan di Jogjakarta juga meningkat. Kondisi ini berdampak pada kenaikan banderol tanah dan properti yang lain. Enggak aneh kalau di Jogja ada sebagian besar pemilik tanah yang punya tips tepat menawarkan tanah.

Jogjakarta merupakan satu kota besar yang punya prasarana komplet, dan kian hari makin berkembang pesat. Hal ini berkenaan dengan area Jogjakarta yang ideal lantaran banyaknya spot strategis buat membangun usaha. Seperti Misalnya usaha hotel, mal, pertokoan, rumah makan, motel maupun bisnis lain.
Banderol tanah di Jogja semakin tinggi. Kian hari banderol tanah atau properti semakin bertambah mahal di Jogjakarta. Enggak aneh, lantaran untung yang akan diperoleh di kemudian hari juga bakal tinggi. Sekarang ini aja harga tanah di Jogjakarta sudah cukup tinggi. Terlebih di beberapa tahun kedepan. Tentu keuntungan yang bisa didapat berkali-kali lipat. Maka, jika mempunyai tanah di Jogjakarta, pakai itu untuk investasi. Tetapi jika memang pengin jual tanah Jogjakarta, tentu banderol yang sesuai supaya enggak rugi.

jual beli tanah di jogja

Tips Membeli tanah di Jogja

Buat kamu yang kepengin punya tanah di Jogja, pasti butuh satu negosiasi jual beli. Bakal calon pembeli wajib mengetahui kiat yang pas untuk mempunyai ataupun membeli tanah di Jogjakarta supaya tak timbul perasaan kecewa kedepannya. Berikut trik yang dapat dilaksanakan:

1. Tidak Boleh terburu-buru
Perbanyak referensi dan survey dan bandingkan harga, wilayah tanah, lantaran banyak sekali pilihan tanah yang ditawarkan di Jogjakarta. Pilih area yang potensial untuk beberapa tahun kedepan. Kondisi ini pastinya penting buat invest dan memperoleh keuntungan kalau tanah akan dijual nantinya.

2. Janganlah membeli tanah kavling
Tanah kavling adalah tanah yang sudah diatur. Umumnya tanah kavling telah ditetapkan banderol mahal oleh developer. Bila memang mau membeli tanah buat aset, beli aja tanah yang masih utuh. Janganlah membeli tanah kavling, karena kurang menguntungkan. Kecuali apabila memang mau membeli untuk dibikin bangunan rumah.

3. Penjual buru-buru karena butuh
Kalau ada, cari penjual yang ingin jual tanahnya lantaran buru-buru karena butuh. Kondisi ini bisa sangat menguntungkan sebab Jual butuh tentu mematok banderol yang jauh lebih ekonomis dari banderol biasanya.

4. Perkirakan laba
Prediksi secara pasti untung di masa yang akan datang. Contohnya bila tanah ingin dijual di 3 thn yang akan datang dengan minimal untung sampai 17%. Bila harga di masa depan sesuai target, maka lahan tersebut pasti ideal untuk invest.

5. Janganlah asal-asalan memilih area tanah
Lokasi tanah juga amat penting. Tanah didekat jalan pasti lebih mempunyai kesempatan kenaikan harga yang cepat di masa depan. Berbeda dengan tanah didepan kuburan, atau disisi tower SUTET. Hindari beli tanah di area pabrik yang memproduksi sesuatu yang gampang meledak. Area tanah juga mesti jauh dari area pembuangan sampah dan janganlah sampai membeli tanah mudah longsor untuk dibangun rumah di atasnya. Karena, poin utama penggerak harga suatu tanah ialah area. Bisa dijamin, harga jual tanah akan terus meningkat bila ada di posisi ideal, misal rute gampang ditempuh, dekat dari mall, dan berbagai sarana sosial. Jika mau membeli tanah, kalian wajib teliti memperhatikan posisinya. Kiatnya, dengan mempelajari karakteristik suatu daerah dan memprediksi kondisinya di kemudian hari.

6. Pilih area potensial
Sebaliknya, pilihlah area yang strategis, contohnya area yang terletak didepan jalan. Tanah ditepi jalan raya bakal sangat potensial. Selain harganya di masa depan akan meningkat, selama tanah tak di jual dapat dibuat lokasi yang menghasilkan untung. Misalnya dengan menyewakan buat lokasi parkir, mendirikan warung makanan, dan lain-lain.

7. Teliti area tanah
Pastikan kalau wilayah diseputar lahan adalah lokasi yang damai. Pastikan juga bahwa lokasi tersebut enggak terletak pada lokasi konflik.

8. Cek keoriginilan sertifikat
Kondisi ini juga amat signifikan ketika mau beli tanah untuk meminimalisir resiko penipuan. Pastikan penjual mempunyai dokumen yang komplet. Pastikan juga tanah tersebut teregistrasi di BPN.

9. Lakukan perjanjian dengan penjual
Bila akan dilangsungkan pembicaraan, buat perjanjian dengan penjual. Mintalah kesepakatan tentang seputaran transaksi. Seperti, menyerahkan DP terlebih dahulu seberapa banyak dengan garansi kalau pelunasan akan dibayar sehabis berkas lainnya dan dokumen balik nama beres.

10. Tidak dalam sengketa
Sebaiknya, tidak membeli tanah berstatus sengketa warisan, didalam agunan bank, berkasnya enggak komplet, dan sebagainya. Tanah yang hak miliknya tidak terang cuma bakal menyusahkan dan merugikan.
Kiat buat meyakinkan tanah bebas dalam status sengketa adalah dengan mencari tahu asal-usul tanah. Pastikan kalian tanya ke lembaga sekitar sebelum beli tanah, agar mengetahui histori tanah tersebut. Apalagi kalau tanah itu belum bersertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan coba-coba Anda membikin Akta Jual Beli (AJB) sebelum tahu asal-usulnya. Meskipun dapat bikin sertifikat atas nama Anda setelah membeli, tidak berarti akat tanah itu enggak dapat digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara apabila ternyata penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

11. Perhatikan Biaya Pengurusan Jual Belinya
Beli tanah enggak sekedar masalah berapa biaya permeter persegi. Tapi, teliti juga poin ongkos lainnya seperti biaya admin dengan bagian PPATK, pajak, dan lain-lain. Kalau sudah seperti itu, pembuatan keabsahan kepemilikan tanah bisa selesai dengan cepat.

12. Tak Likuid
Tanah ialah tipe investasi yang bersifat tak likuid atau enggak dapat diduitkan dalam waktu yang singkat. Jadi sebaiknya, tanah tidak dibikin keuangan darurat maupun dana pokok. Sebisa mungkin, Anda membeli tanah buat invest yang dananya berasal dari uang tak kepakai maupun duit tabungan.
Sedang apabila tabungan mepet, maka dapat membeli tanah yang tidak memiliki potensi pendirian saat ini, maupun dengan kata lain, tarifnya masih terbilang ekonomis. Tetapi, di kemudian hari, tanah tersebut akan merangkak naik dan Anda pun menjadi untung.

13. Tidak ada gusuran
Disamping itu, pastikan juga untuk enggak membeli tanah milik negara ataupun tanah yang termasuk didalam palnning pengembangan negara. Sebab, tanah ini mempunyai resiko jadi target pembebasan lahan. Saat ini, mempunyai sertifikat tanah tidak menjadi garansi tanah bebas dari penggusuran.
Berdasar Undang-Undang No dua Tahun 2012 tentang penyediaan Tanah untuk infrastruktur bagi Kepentingan Umum Pasal lima, pihak yang berhak merelakan tanahnya tatkala berlangsungnya Pengadaan tanah bagi pelayanan Umum, sehabis dikasih ganti rugi berdasar ketetapan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum.
Dengan memahami faktor tadi, maka beli tanah menjadi lebih aman dan kamu pun bisa terhindar dari masalah di masa depan.

Iklan :
Anda lagi mencari tanah atau rumah di sekitar wilayah Jogjakarta?…Hubungi nomer WA di bawah ini: