Info Terbaru Jual Beli Properti Tanah di Yogyakarta

  • 4 min read
  • May 13, 2020

Keistimewaan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Tips Beli Tanah

Jual beli tanah di Jogja tentu bisa menjadi sebuah bisnis jual beli yang diidamkan sebagian besar orang. Keadaan ini berkaitan dengan lokasi Yogyakarta yang betul-betul strategis sehingga di waktu yang akan datang memiliki kans nilai jual yang bagus. Tapi tentunya diperlukan kiat khusus supaya bisnis jual-beli tanah menjadi makin lancar.

Kelebihan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara umum, Jogja adalah salah satu area yang semakin waktu makin berkembang pesat. Disokong oleh basis wisata dan beragamnya kampus, banyak orang dari kawasan lain yang kenal dan mendatangi Jogjakarta. Akibatnya, kebutuhan tempat di Jogja pun naik. Hal ini mempengaruhi meningkatnya harga lahan dan properti lain. Enggak aneh apabila di Jogja ada beberapa pemilik tanah yang memiliki trik cepat jual tanah.

Jogjakarta adalah sebuah lokasi yang mempunyai fasilitas memadai, dan kian hari makin maju. Keadaan ini berhubungan dengan wilayah Jogja yang strategis karena beragam tempat strategis untuk mengembangkan bisnis. Contohnya bisnis ruko, rumah makan, penginapan, hotel, mal atau usaha lainnya.
Harga tanah di Jogja semakin tinggi. Kian hari banderol tanah ataupun properti kian mahal di Jogja. Enggak mengherankan, karena keuntungan yang akan didapatkan di kemudian hari juga bakal tinggi. Baru-baru ini aja harga tanah di Jogjakarta sudah sangat tinggi. Terlebih di tahun-tahun yang akan datang. Tentu hasil yang bisa didapat berkali lipat. Maka, apabila memiliki tanah di Jogja, pergunakan itu untuk investasi. Namun jika memang pengin jual tanah Jogja, tentu harga yang tepat biar enggak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Tips Membeli tanah di Jogja

Buat Anda yang pengin memiliki investasi tanah di Jogjakarta, tentu dibutuhkan sebuah negosiasi jual beli. Bakal pembeli harus memahami cara yang tepat untuk punya atau membeli tanah di Jogja biar tidak timbul perasaan kecewa dikemudian hari. Berikut ini kiat yang bisa dikerjakan:

1. Jangan tergesa-gesa
Perbanyak pilihan dan survey dan bandingkan harga, lokasi tanah, karena ada banyak referensi tanah yang ditawarkan di Jogjakarta. Pilih lokasi yang ideal untuk tahun-tahun yang akan datang. Keadaan ini pasti penting buat invest dan memperbanyak untung apabila tanah bakal dijual dimasa depan.

2. Jangan beli tanah kavling
Tanah kavling adalah lahan yang telah diatur. Biasanya kavling sudah ditetapkan banderol tinggi oleh developer. Jika memang pengin beli lahan untuk invest, belilah tanah yang masih utuh. Janganlah beli tanah kavling, karena kurang menguntungkan. Terkecuali apabila memang kepengin membeli buat dibangun tempat tinggal.

3. Jual buru-buru karena butuh
Bila memungkinkan, carilah penjual yang pengin jual tanahnya lantaran buru-buru karena butuh. Keadaan ini bakal sangat mengutungkan sekali karena Penjual buru-buru karena butuh tentunya menawarkan banderol yang lebih ekonomis dari harga biasanya.

4. Perkirakan laba
Perkirakan dengan pasti laba di waktu mendatang. Seperti bila tanah akan dijual di 3 thn yang akan datang dengan minimum laba hingga 17 persen. Kalau harga di masa mendatang sesuai harapan, maka lahan ini pastinya cocok buat investasi.

5. Janganlah sekali-kali asal memilih area tanah
Posisi tanah pun benar-benar signifikan. Tanah didekat jalan akan lebih mempunyai potensi kenaikan harga yang baik di masa yang akan datang. Beda dengan tanah ditepi sungai, atau dibawah menara SUTET. Hindari membeli tanah di dekat industri yang membikin sesuatu yang mudah terbakar. Posisi tanah pun mesti jauh dari lokasi pembuangan sampah dan jangan sampai beli tanah bergerak untuk dibikin bangunan rumah di atasnya. Karena, salah satu poin penggerak harga sebuah tanah ialah area. Dapat digaransi, harga jual tanah terus naik bila terletak di area ideal, misal rute mudah ditempuh, dekat dengan mall, dan berbagai fasilitas sosial. Kalau mau membeli tanah, maka wajib cermat mengecek posisinya. Tipsnya, dengan mempelajari karakteristik sebuah daerah dan mengira-ngira situasinya di masa depan.

6. Pilih lokasi strategis
Lebih baik, pilihlah lokasi yang ideal, seperti area yang terletak didepan jalan. Tanah disisi jalan besar bakal begitu menjual. Disamping harganya di masa depan bakal tinggi, selama tanah tak dijual dapat dibuat area yang mendatangkan untung. Seperti dengan menyewakan sebagai lahan parkir, membuka rumah makan, dan lain-lain.

7. Periksa teritorial tanah
Pastikan bahwa lokasi disekeliling lahan yaitu lokasi yang aman. Pastikan pula kalau wilayah itu tidak ada di area konflik.

8. Periksa keabsahan sertifikat
Hal ini pun sangat krusial sebelum beli tanah untuk meminimalisir risiko penipuan. Pastikan penjual memiliki surat-surat yang lengkap. Pastikan juga lahan itu teregistrasi di Badan Partanahan Nasional.

9. Buat perjanjian dengan pemilik tanah
Bila bakal berlangsung negosiasi, lakukan perjanjian dengan penjual. Mintalah perjanjian umum sekitar pembelian. Contohnya, membayar Down Payment terlebih dahulu seberapa banyak dengan garansi kalau pelunasan bakal dilaksanakan seusai surat-surat yang lain dan surat-surat balik nama selesai.

10. Tidak dalam sengketa
Alangkah baiknya, tidak beli tanah berstatus rebutan warisan, dalam jaminan bank, dokumennya tak komplet, dan lain-lain. Tanah yang pemiliknya tidak terang cuma bakal merugikan dan menyusahkan.
Tips untuk memastikan tanah tidak dalam sengketa ialah dengan mencari tahu histori tanah. Anda harus bertanya pada lembaga setempat sebelum membeli tanah, supaya mengerti asal-usul tanah tersebut. Terlebih kalau tanah tersebut belum ada sertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan pernah Anda membikin Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengetahui historinya. Walaupun berhasil bikin sertifikat atas nama Anda sehabis membelinya, bukan serta-merta akat tanah tersebut tidak dapat digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara kalau nyatanya pihak penjual tanah bukan yang mempunyai tanah.

11. Teliti Biaya Pengurusan Jual Belinya
Beli tanah bukan hanya masalah berapa biaya permeter persegi. Akan tetapi, perhatikan pula poin ongkos yang lainnya misalnya ongkos pencatatan dengan pihak notaris, pajak, dan lain-lain. Dengan seperti itu, pembikinan keabsahan kepemilikan tanah dapat kelar dengan segera.

12. Tak Likuid
Tanah adalah jenis investasi bersifat tak likuid atau tak bisa dicairkan didalam waktu singkat. Jadi sebaiknya, tanah tidak dijadikan dana mendadak ataupun keuangan pokok. Tapi sebaiknya, Anda membeli tanah untuk investasi yang dananya berasal dari modal tidak terpakai ataupun tabungan masa depan.
Sementara apabila uang terbatas, maka dapat membeli tanah yang belum memiliki prospek pengembangan saat ini, maupun dengan kata lain, tarifnya masih sangat ekonomis. Tapi, di waktu yang akan datang, tanah tersebut bakal beranjak tinggi dan kalian pun menjadi untung.

13. Tidak ada gusuran
Disisi lain, harus dipastikan untuk tak membeli tanah punya pemerintah maupun tanah yang termasuk ke dalam perencanaan pengembangan pemerintah. Lantaran, tanah ini mempunyai risiko menjadi tujuan pembebasan lahan. Dewasa ini, mempunyai sertifikat tanah tak menjadi jaminan tanah bebas dari penggusuran.
Berdasarkan UU nomor 2 Tahun 2012 mengenai penyediaan Tanah bagi infrastruktur untuk pelayanan sosial psl lima, pihak yang wajib melepaskan tanahnya ketika berlangsungnya penyediaan tanah bagi Kepentingan Umum, sehabis diberi ganti rugi berdasar ketetapan pengadilan yang telah punya kekuatan hukum.
Dengan memahami faktor tadi, maka beli tanah jadi semakin cepat dan kamu pun bisa terhindar dari persoalan di masa depan.

Iklan :
Anda lagi ingin investasi tanah atau rumah di seputaran area Daerah Istimewa Yogyakarta?…Hubungi saja nomer WA di bawah ini: