Info Terbaru Jual-Beli Tanah dan Rumah di Kalasan Sleman

  • 4 min read
  • May 19, 2020

Kelebihan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Cara Membeli Tanah

Jual beli tanah di Jogja pastinya bisa menjadi sebuah bisnis dagang yang diidamkan kebanyakan orang. Keadaan ini berkaitan dengan lokasi Jogja yang sangat strategis sehingga di waktu yang akan datang mempunyai prospek harga jual yang tinggi. Tapi tentu saja dibutuhkan trik jitu supaya usaha jual-beli tanah jadi lebih maju.

Kelebihan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara umum, Jogjakarta adalah suatu wilayah yang kian waktu kian maju. Disokong oleh objek wisata dan banyaknya perguruan tinggi, banyak sekali masyarakat dari luar kawasan yang tahu dan datang ke Jogja. Mengakibatkan, kebutuhan lahan di Jogja juga tinggi. Kondisi ini mempengaruhi naiknya banderol lahan dan properti lainnya. Tak heran kalau di Jogjakarta ada banyak pemilik tanah yang memiliki kiat tepat memasarkan tanah.

Jogjakarta merupakan suatu wilayah yang mempunyai fasilitas komplit, dan makin waktu kian maju. Keadaan ini berhubungan dengan lokasi Jogja yang potensial lantaran beragam lokasi strategis untuk membangun bisnis. Seperti Misalnya usaha motel, hotel, mal, ruko, rumah makan ataupun bisnis yang lain.
Banderol tanah di Jogjakarta sangat bersaing. Makin hari harga tanah ataupun properti kian bertambah mahal di Jogjakarta. Enggak aneh, lantaran keuntungan yang bakal diperoleh di jangka panjang juga akan mahal. Sekarang ini aja harga tanah di Jogjakarta sudah amat tinggi. Terlebih di beberapa tahun yang akan datang. Tentunya untung yang bakal didapatkan berkali-kali lipat. Maka, kalau memiliki tanah di Jogja, pakai itu untuk aset. Akan tetapi apabila memang mau jual tanah Jogjakarta, tentu banderol yang sesuai agar tidak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Tips Membeli tanah di Jogjakarta

Untuk kalian yang pengin punya investasi tanah di Jogjakarta, pastinya butuh sebuah pembicaraan jual beli. Bakal pembeli harus tahu cara yang tepat untuk memiliki maupun beli tanah di Jogjakarta supaya tak timbul kekecewaan nantinya. Berikut ini trik yang bisa dikerjakan:

1. Jangan tergesa-gesa
Banyakin referensi dan survey dan perbandingan harga, area tanah, karena terdapat berbagai referensi tanah yang ditawarkan di Jogja. Pilih wilayah yang ideal untuk beberapa tahun kedepan. Hal ini tentu krusial sekali buat invest dan memperbanyak untung bila tanah bakal dijual nantinya.

2. Janganlah membeli kavling
Kavling merupakan lahan yang sudah diatur. Pada Umumnya kavling telah ditentukan harga tinggi oleh pengembang. Kalau memang ingin beli tanah untuk aset, belilah lahan yang asli. Janganlah sekali-kali membeli tanah kavling, lantaran tidak cukup menguntungkan. Lain ceritanya apabila memang pengin membeli buat didirikan bangunan.

3. Penjual buru-buru karena butuh
Jika perlu, carilah penjual yang kepengin jual tanahnya karena butuh. Hal ini akan sangat menguntungkan sebab Jual butuh pasti memasang banderol yang lebih rendah dari banderol umumnya.

4. Perkirakan untung
Estimasi dengan pasti laba di masa depan. Seperti kalau tanah akan dijual di tahun thn yang akan datang dengan min keuntungan mencapai 17%. Kalau harga di masa depan memenuhi harapan, maka lahan tersebut pasti potensial untuk aset.

5. Janganlah sekali-kali sembarangan memilih posisi tanah
Posisi tanah pun sangat penting. Tanah ditepi jalan besar pasti lebih mempunyai potensi peningkatan harga yang bagus di waktu mendatang. Berbeda dengan tanah disisi kali, ataupun didekat menara SUTET. Hindari beli tanah di area industri yang membuat produk yang gampang meledak. Area tanah pun kudu jauh dari area pembuangan sampah dan janganlah sampai membeli tanah gampang longsor untuk dibikin bangunan diatasnya. Karena, poin penting penggerak harga suatu tanah ialah lokasi. Bisa dipastikan, harga jual tanah akan meningkat jika berada di posisi strategis, seperti akses jalan mudah ditempuh, tidak jauh dengan pusat perbelanjaan, dan beberapa fasilitas publik. Apabila pengin membeli tanah, maka harus cermat melihat posisinya. Tipsnya, dengan menganalisi karakter suatu wilayah dan mengira-ngira situasinya di waktu mendatang.

6. Pilih area potensial
Lebih baik, pilih saja lokasi yang ideal, seperti lokasi yang tepat didekat jalan. Tanah didekat jalan akan begitu berharga. Selain harganya di masa depan bakal meningkat, sebelum tanah tak di jual dapat dibikin lokasi yang mendatangkan uang. Seperti dengan menyewakan untuk lahan parkir, membuka warung, dan sebagainya.

7. Teliti teritorial tanah
Pastikan kalau wilayah disekeliling lahan ialah wilayah yang aman. Pastikan juga kalau area tersebut tidak terletak pada wilayah berbahaya.

8. Periksa keabsahan sertifikat
Hal ini pun sangat krusial sebelum membeli tanah untuk menghindari resiko penipuan. Penjual kudu punya berkas yang komplet. Tanah tersebut harus teregistrasi di Badan Partanahan Nasional.

9. Lakukan perjanjian dengan pemilik tanah
Kalau akan dilangsungkan negosiasi, buat kesepakatan dengan pemilik tanah. Mohon kesepakatan umum sekitar pembayaran. Contohnya, memberikan Down Payment lebih dahulu seberapa banyak dengan jaminan kalau pelunasan akan dibayar sehabis surat-surat yang lain dan dokumen balik nama selesai.

10. Bebas masalah sengketa
Alangkah baiknya, jangan beli tanah dengan status perebutan warisan, didalam jaminan bank, berkasnya enggak komplet, dan lain-lain. Tanah yang kepemilikannya tak terang cuma akan merugikan dan menyusahkan.
Kiat buat mengetahui tanah bebas dalam status sengketa adalah dengan mengetahui riwayat tanah. kamu kudu bertanya kepada lembaga sekitar sebelum membelinya, biar tahu asal-usul tanah tersebut. Terlebih lagi jika tanah tersebut tidak memiliki sertifikat, masih berupa girik, jangan pernah Anda membikin Akta Jual Beli sebelum mengerti historinya. Walaupun berhasil bikin sertifikat tanah atas nama kalian sesudah membeli, tidak terus sertifikat tanah itu tidak dapat digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara kalau nyatanya pihak penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

11. Teliti Ongkos Pencatatan Jual Belinya
Membeli tanah enggak cuma masalah berapa harga per meter nya. Tapi, perhatikan pula masalah biaya yang lainnya seperti ongkos pencatatan dengan bagian Pejabat Pembuat Akta Tanah, perpajakan, dan lain-lain. Bila sudah seperti itu, pengurusan sertifikat kepemilikan tanah bisa kelar dengan segera.

12. Enggak Bisa Diuangkan
Tanah ialah moel investasi bersifat tak likuid atau tak dapat diuangkan dalam waktu yang cepat. Jadi alangkah baiknya, tanah enggak dibikin dana mendadak atau keuangan pokok. Sebisa mungkin, kamu beli tanah buat investasi yang dananya berasal dari uang tidak terpakai maupun tabungan masa depan.
Sedang kalau modal sedikit, maka bisa membeli tanah yang belum mempunyai potensi pengembangan saat ini, maupun dengan kata lain, harganya masih tergolong terjangkau. Tapi, di masa mendatang, tanah tersebut akan merangkak naik dan kalian pun menjadi profit.

13. Tidak ada gusuran
Selain itu, mestis dipastikan agar tidak beli tanah punya negara atau tanah yang termasuk dalam perencanaan pengembangan negara. Sebab, tanah tersebut mempunyai resiko jadi tujuan pembebasan lahan. Sekarang ini, mempunyai akta tanah enggak menjadi patokan tanah bebas penggusuran.
Berdasar Undang-Undang nomor dua Tahun 2012 mengenai penyediaan Tanah untuk Pembangunan buat pelayanan publik psl lima, pihak yang berhak melepaskan lahannya ketika melakukan penyediaan tanah buat layanan Umum, setelah diberi ganti rugi menurut putusan pengadilan yang sudah memiliki ketetapan hukum.
Dengan mengerti faktor tadi, maka membeli tanah menjadi makin lancar dan Anda pun bakal terhindar dari persoalan di masa mendatang.

Iklan :
Anda sedang ingin investasi tanah atau rumah di seputaran wilayah Propinsi DIY?…Hubungi saja nomor WA di bawah ini: