Info Terbaru Jual-Beli Tanah-Rumah di Ponjong Gunung Kidul

  • 4 min read
  • May 12, 2020

Keistimewaan Usaha Jual Beli Tanah di Jogja dan Kiat Membeli Tanah

Jual-beli tanah di Jogja pastinya bisa menjadi suatu bisnis jual beli yang diimpikan hampir semua orang. Kondisi ini berhubungan dengan lokasi Jogjakarta yang sangat ideal sehingga di waktu yang akan datang mempunyai prospek harga jual yang tinggi. Tapi pastinya butuh cara tertentu supaya bisnis jual-beli tanah menjadi lebih maju.

Keunggulan Usaha Jual Tanah Jogja

Secara garis besar, Yogyakarta ialah sebuah lokasi yang semakin waktu semakin maju. Didukung oleh destinasi wisata dan banyaknya kampus, banyak penduduk dari wilayah lain yang kenal dan berkunjung ke Jogjakarta. Mengakibatkan, kebutuhan lahan di Jogja juga naik. Kondisi ini berdampak kepada meningkatnya banderol tanah dan properti lainnya. Enggak aneh bila di Jogja ada beberapa pemilik tanah yang memiliki kiat kilat menjual tanah.

Jogjakarta adalah suatu lokasi yang memiliki prasarana komplit, dan makin hari semakin berkembang pesat. Hal ini berhubungan dengan wilayah Jogjakarta yang potensial karena banyaknya spot potensial buat membangun usaha. Misalnya bisnis mal, ruko, makanan, penginapan, hotel maupun bisnis yang lain.
Banderol tanah di Jogjakarta semakin kompetitif. Makin hari harga tanah atau properti kian tinggi di Jogja. Tidak aneh, karena untung yang akan dihasilkan di kemudian hari juga bakal tinggi. Sekarang ini aja banderol tanah di Jogjakarta sudah sangat mahal. Terlebih lagi di tahun-tahun yang akan datang. Tentunya hasil yang bisa didapat berlipat ganda. Maka, bila mempunyai tanah di Jogja, pakai itu untuk investasi. Akan tetapi bila memang ingin jual tanah Jogjakarta, tentunya harga yang pas agar enggak rugi.

jual beli tanah di jogja

Cara Membeli tanah di Jogjakarta

Buat kalian yang ingin memiliki tanah di Jogjakarta, tentu diperlukan satu transaksi jual beli. Calon pembeli mesti tahu tips yang tepat untuk mempunyai atau membeli tanah di Jogja agar tidak ada perasaan kecewa kedepannya. Dibawah ini tips yang dapat dilaksanakan:

1. Tak Boleh grasa-grusu
Banyakin pilihan dan teliti dan bandingkan harga, wilayah tanah, lantaran banyak referensi tanah yang ditawarkan di Jogjakarta. Pilihlah area yang ideal untuk beberapa tahun berikutnya. Kondisi ini pastinya krusial sekali untuk invest dan memperbanyak keuntungan apabila tanah bakal dijual dikemudian hari.

2. Janganlah beli kavling
Kavling merupakan lahan yang telah diatur. Pada Umumnya tanah kavling telah dipatok harga tinggi oleh developer. Bila memang pengin beli lahan untuk invest, belilah tanah yang masih asli. Janganlah beli tanah kavling, lantaran enggak cukup menghasilkan. Lain ceritanya jika memang pengin beli buat didirikan bangunan rumah.

3. Jual buru-buru karena butuh
Apabila memungkinkan, cari penjual yang mau jual lahannya lantaran buru-buru karena butuh. Kondisi ini akan menguntungkan lantaran Penjual butuh pasti memasang harga yang lebih rendah dari harga umumnya.

4. Prediksi untung
Perkirakan secara pasti untung di masa mendatang. Seperti kalau tanah ingin di jual lagi di tahun tahun kedepan dengan min keuntungan sampai 17%. Kalau harga di masa depan sesuai perkiraan, maka lahan itu tentunya potensial untuk investasi.

5. Janganlah asal memilih area tanah
Lokasi tanah pun sangat penting. Tanah disisi jalan bakal lebih mempunyai peluang peningkatan harga yang tinggi di masa depan. Beda dengan tanah didekat kuburan, atau disisi SUTET. Hindari membeli tanah di dekat industri yang memproduksi bahan-bahan yang gampang meledak. Posisi tanah juga kudu jauh dari lokasi pembuangan sampah dan janganlah sampai membeli tanah mudah longsor untuk dibikin tempat tinggal diatasnya. Karena, salah satu poin penggerak nilai sebuah tanah ialah area. Bisa dipastikan, harga jual tanah akan meningkat bila terletak di area ideal, seperti akses jalan gampang ditempuh, tidak jauh dengan pusat perbelanjaan, dan beberapa prasarana publik. Bila kepengin beli tanah, maka harus jeli melihat areanya. Tipsnya, dengan memahami karakteristik sebuah wilayah dan mengira-ngira kondisinya di masa yang akan datang.

6. Pilih area strategis
Lebih baik, pilih area yang strategis, seperti lokasi yang tepat didekat jalan. Tanah ditepi jalan bakal sangat potensial. Selain harganya di kemudian hari bakal meningkat, selama tanah enggak di jual dapat dibuat lokasi yang menghasilkan duit. Contohnya dengan menyewakan sebagai lokasi parkir, mendirikan rumah makan, dan lain sebagainya.

7. Cek area tanah
Pastikan bahwa area diseputar lahan yaitu area yang aman. Pastikan juga bahwa lokasi tersebut enggak berada pada lokasi konflik.

8. Periksa keaslian sertifikat
Keadaan ini juga betul-betul krusial sebelum beli tanah untuk meminimalisir risiko penipuan. Penjual kudu punya surat-surat yang komplit. Pastikan pula tanah itu terdaftar di BPN.

9. Bikin perjanjian dengan pemilik tanah
Apabila akan berlangsung pembicaraan, bikin kesepakatan dengan pemilik tanah. Mintalah perjanjian mengenai seputaran pembelian. Seperti, membayar Down Payment lebih dulu sekian persen dengan jaminan bahwa pelunasan bakal dibayar seusai dokumen lain dan dokumen balik nama selesai.

10. Bebas sengketa
Sebaiknya, jangan beli tanah berstatus perebutan warisan, dalam jaminan bank, berkasnya tidak komplit, dan lain sebagainya. Tanah yang kepemilikannya tidak pasti cuma akan merugikan dan menyusahkan.
Kiat buat meyakinkan tanah bebas sengketa ialah dengan menelusuri riwayat tanah. kalian kudu bertanya ke lembaga setempat sebelum membelinya, supaya tahu riwayat tanah tersebut. Apalagi kalau tanah tersebut nggak bersertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan coba-coba kalian membikin Akta Jual Beli sebelum mengetahui historinya. Sekalipun dapat membuat sertifikat tanah atas nama kamu sesudah membelinya, tak serta-merta sertifikat tanah tersebut tidak dapat digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila nyatanya pihak penjual tanah bukan yang mempunyai tanah.

11. Perhatikan Biaya Pencatatan Jual Belinya
Membeli tanah bukan sekedar persoalan berapa harga permeter nya. Tetapi, cek pula faktor biaya yang lainnya misalnya biaya admin dengan pihak Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), pajak, dan lain sebagainya. Dengan seperti itu, pengurusan keabsahan kepemilikan tanah bisa kelar dengan cepat.

12. Tak Likuid
Tanah ialah tipe investasi bersifat tidak likuid atau tak bisa dicairkan dalam waktu singkat. Jadi lebih baik, tanah enggak dibikin keuangan mendadak ataupun keuangan utama. Sebisa mungkin, Anda beli tanah buat investasi yang berasal dari dana tak kepakai maupun tabungan masa depan.
Sedang jika modal mepet, maka bisa membeli tanah yang belum ada potensi pendirian saat ini, atau dengan kata lain, banderolnya masih sangat terjangkau. Akan tetapi, di masa depan, tanah itu akan beranjak naik dan kalian pun menjadi laba.

13. Tidak ada gusuran
Selain itu, mestis dipastikan supaya tidak beli tanah milik pemerintah ataupun tanah yang termasuk didalam peta rencana pembangunan negara. Lantaran, tanah tersebut berisiko jadi tujuan penggusuran. Saat ini, mempunyai akta tanah tak menjadi jaminan tanah bebas dari penggusuran.
Berdasarkan UU nomor 2 thn 2012 tentang penyediaan Tanah bagi Pembangunan buat layanan sosial psl 5, pihak yang wajib memberikan lahannya tatkala melakukan penyediaan tanah buat layanan sosial, seusai diberikan ganti rugi berdasarkan ketetapan pengadilan yang telah mempunyai kepastian hukum.
Dengan memahami poin tadi, maka beli tanah jadi lebih aman dan kamu pun bisa bebas dari persoalan di kemudian hari.

Iklan :
Anda lagi ingin beli tanah atau rumah di sekitar area Daerah Istimewa Yogyakarta?…Hubungi nomor WA di bawah ini: