Info Terbaru Jual Properti Rumah di Ngawen Gunung Kidul

  • 4 min read
  • Apr 07, 2020

Keuntungan Usaha Jual Beli Rumah di Ngawen Gunung Kidul dan Tips Membeli Rumah

Memiliki rumah sendiri adalah suatu dambaan keinginan setiap orang, apalagi tiap orang dewasa yang sudah berkeluarga. Dengan punya rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Punya rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogyakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang kaya memang tidak masalah, tapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual beli rumah di Ngawen Gunung Kidul tentunya dapat menjadi salah satu usaha perdagangan yang didambakan semua orang. Kondisi ini berkaitan dengan wilayah Jogja yang sangat ideal sehingga di waktu yang akan datang memiliki peluang nilai jual yang bagus. Namun pastinya diperlukan cara jitu supaya usaha jual-beli rumah menjadi semakin lancar.

Keistimewaan Usaha Jual Beli Rumah Ngawen Gunung Kidul

Secara umum, Yogya merupakan salah satu kota besar yang semakin waktu makin berkembang pesat. Didukung oleh basis wisata dan banyaknya universitas, banyak penduduk dari luar kawasan yang kenal dan mendatangi Jogjakarta. Menyebabkan, kebutuhan tempat di Jogjakarta juga naik. Hal ini berpengaruh kepada kenaikan banderol rumah dan properti yang lain. Enggak heran bila di Jogjakarta ada banyak pemilik rumah yang punya tips cepat menjual rumah.

Jogja ialah salah satu wilayah yang mempunyai prasarana memadai, dan kian hari makin berkembang. Hal ini berhubungan dengan lokasi Jogjakarta yang strategis lantaran beragam lokasi potensial untuk membangun bisnis. Seperti Misalnya usaha mal, pertokoan, makanan, penginapan, hotel ataupun usaha lain.
Banderol rumah di Jogja semakin kompetitif. Kian hari banderol rumah atau properti semakin bertambah mahal di Jogja. Enggak heran, karena keuntungan yang bakal didapat di kemudian hari juga bakal mahal. Saat ini aja harga rumah di Jogja sudah sangat tinggi. Terlebih lagi di tahun-tahun kedepan. Pasti hasil yang bisa didapatkan berlipat ganda. Maka, apabila mempunyai rumah di Jogja, gunakan itu untuk aset. Tapi bila memang pengin jual rumah Jogja, tentu banderol yang pas agar tak rugi.

Info Terbaru Jual Properti Rumah di Ngawen Gunung Kidul

Tips Beli rumah di Jogja

Buat kalian yang berencana memiliki rumah di Jogja, pasti dibutuhkan satu pembicaraan jual beli. Calon pembeli mesti tahu kiat yang pas untuk mempunyai ataupun membeli rumah di Jogjakarta supaya tak timbul kekecewaan nantinya. Berikut kiat yang bisa dikerjakan:

1. Tak Boleh tergesa-gesa
Banyakin pilihan dan teliti serta perbandingan harga, wilayah rumah, karena berbagai referensi rumah yang di jual di Jogja. Pilih lokasi yang strategis untuk tahun-tahun kedepan. Keadaan ini tentunya krusial untuk investasi dan mendapatkan keuntungan bila rumah bakal dijual dimasa depan.

2. Penjual buru-buru karena butuh
Bila memungkinkan, carilah penjual yang ingin jual lahannya karena buru-buru karena butuh. Keadaan ini akan sangat mengutungkan sekali sebab Penjual butuh pasti memasang banderol yang jauh lebih murah dari harga pasar.

3. Perkirakan laba
Perkirakan secara pasti laba di masa depan. Contohnya jika rumah akan di jual kembali di 3 tahun mendatang dengan minimum laba hingga 17%. Kalau harga di masa depan memenuhi perkiraan, maka lahan tersebut pastinya cocok buat invest.

4. Jangan sembarangan memilih area rumah
Lokasi rumah pun benar-benar signifikan. Rumah ditepi jalan raya akan lebih mempunyai peluang peningkatan harga yang cepat di masa depan. Lain dengan rumah ditepi kuburan, maupun disisi tower SUTET. Jangan pula membeli rumah di area pabrik yang membuat produk yang gampang meledak. Posisi rumah pun kudu jauh dari lokasi pembuangan sampah umum dan jangan sampai membeli rumah gampang longsor. Karena, poin utama penggerak harga suatu rumah yaitu lokasi. Dapat dijamin, harga jual rumah akan meningkat jika terletak di lokasi strategis, contoh akses jalan mudah ditempuh, dekat dari pusat perbelanjaan, dan sejumlah sarana umum. Jika mau beli rumah, maka wajib jeli memperhatikan posisinya. Caranya, dengan mempelajari karakter sebuah daerah dan memprediksi keadaannya di kemudian hari.

5. Pilihlah lokasi potensial
Lebih baik, pilih saja lokasi yang ideal, misalnya area yang berada didepan jalan besar. Rumah didepan jalan raya bakal sangat menjual. Disamping harganya di kemudian hari bakal tinggi, selama rumah tak dijual bisa dijadikan lokasi yang mendatangkan untung. Seperti dengan menyewakan untuk lokasi parkir, membuka rumah makan, dan lain sebagainya.

6. Cek teritorial rumah
Pastikan kalau lokasi diseputar lahan ialah wilayah yang aman. Pastikan juga jika wilayah tersebut tak ada di area berbahaya.

7. Periksa keaslian sertifikat
Hal ini juga sangat signifikan saat ingin beli rumah untuk mengurangi resiko penipuan. Penjual harus punya dokumen yang komplet. Rumah tersebut harus tercatat di BPN.

8. Lakukan perjanjian dengan pemilik rumah
Jika akan dilangsungkan negosiasi, lakukan kesepakatan dengan penjual. Mohonkan kesepakatan mengenai sekitar transaksi. Seperti, menyerahkan DP lebih dahulu sekian persen dengan garansi jika pelunasan akan dilakukan setelah dokumen yang lain dan dokumen balik nama selesai.

9. Bebas sengketa
Alangkah baiknya, tidak membeli rumah berstatus perebutan warisan, dalam agunan bank, dokumennya tak komplit, dan lain sebagainya. Rumah yang hak miliknya tidak pasti cuma bakal menyusahkan dan merugikan.
Cara buat memastikan rumah bebas dalam status sengketa yaitu dengan mencari tahu riwayat rumah. kalian kudu datang ke lembaga setempat sebelum beli rumah, supaya mengetahui sejarah rumah tersebut. Terlebih jika rumah tersebut tidak bersertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan pernah kalian membikin Akta Jual Beli sebelum mengerti asal-usulnya. Sekalipun bisa membuat sertifikat rumah atas nama Anda sesudah membeli, tak berarti akat rumah itu tak bisa dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika ternyata penjual rumah bukan yang berhak menjualnya.

10. Perhatikan Ongkos Pencatatan Jual Belinya
Beli rumah bukan hanya perkara berapa biaya per meter persegi. Tetapi, teliti juga masalah biaya lain seperti biaya pencatatan dengan bagian PPATK, pajak, dan lain-lain. Dengan seperti itu, pembuatan sertifikat kepemilikan rumah dapat kelar dengan segera.

11. Tak Likuid
Rumah merupakan moel investasi yang bersifat enggak likuid atau enggak dapat diuangkan dalam jangka waktu singkat. Maka lebih baik, rumah tidak dijadikan dana mendesak ataupun dana pokok. Tapi sebaiknya, Anda beli rumah untuk investasi yang dananya berasal dari dana tidak kepakai atau duit tabungan.
Sedang apabila modal mepet, maka bisa beli rumah yang belum ada prospek pembangunan sekarang ini, maupun dengan kata lain, harganya masih tergolong ekonomis. Tapi, di kemudian hari, rumah itu bakal merangkak naik dan kamu pun jadi laba.

12. Tidak ada gusuran
Disisi lain, pastikan pula supaya tidak beli rumah milik negara ataupun rumah yang termasuk didalam peta rencana pembangunan negara. Lantaran, rumah itu berisiko menjadi tujuan penggusuran. Dewasa ini, memiliki akta rumah enggak menjadi jaminan rumah bebas dari penggusuran.
Berdasar Undang-Undang Nomer dua thn 2012 tentang Pengadaan Rumah buat infrastruktur untuk pelayanan Umum Pasal 5, pihak yang berhak merelakan rumahnya ketika melakukan Pengadaan rumah untuk pelayanan publik, sehabis diberi ganti rugi menurut ketetapan pengadilan yang telah punya ketetapan hukum.
Dengan memahami hal-hal tadi, maka beli rumah menjadi lebih lancar dan Anda pun bakal bebas dari masalah di masa depan.

Anda sedang membaca artikel tentang : Info Terbaru Jual Properti Rumah di Ngawen Gunung Kidul
Kontak :
Anda sedang ingin investasi rumah atau rumah di seputaran wilayah Propinsi DIY?…Hubungi no WA di bawah ini: