Info Terbaru Jual Properti Tanah di Gedang Sari Gunung Kidul

  • 4 min read
  • Feb 15, 2020

Keunggulan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Trik Membeli Tanah

Jual beli tanah di Jogja pastinya dapat menjadi salah satu bisnis perdagangan yang diidamkan setiap orang. Kondisi ini berkaitan dengan wilayah Yogyakarta yang betul-betul strategis sehingga di masa depan mempunyai prospek nilai jual yang baik. Tetapi tentunya dibutuhkan cara tertentu supaya usaha yang satu ini menjadi makin berkembang.

Keunggulan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara umum, Jogjakarta merupakan salah satu area yang makin hari kian berkembang. Didukung oleh objek wisata dan banyaknya sekolah tinggi, banyak sekali penduduk dari luar daerah yang tahu dan berkunjung ke Jogja. Akibatnya, permintaan ruang di Jogja pun naik. Kondisi ini berdampak kepada meningkatnya harga tanah dan properti yang lain. Tidak aneh apabila di Jogjakarta ada sebagian besar pemilik tanah yang punya trik cepat menawarkan tanah.

Jogjakarta adalah sebuah wilayah yang punya sarana komplet, dan makin hari makin maju. Hal ini berkenaan dengan area Jogja yang potensial karena banyaknya tempat ideal untuk mendirikan usaha. Seperti Contohnya bisnis losmen, hotel, mal, pertokoan, makanan atau usaha lain.
Harga tanah di Jogjakarta semakin kompetitif. Makin hari banderol properti maupun tanah makin naik di Jogja. Tidak aneh, karena keuntungan yang bakal diperoleh di kemudian hari juga bakal tinggi. Sekarang ini saja harga tanah di Jogjakarta sudah sangat tinggi. Apalagi di beberapa tahun yang akan datang. Tentunya keuntungan yang akan didapatkan berkali-kali lipat. Maka, bila mempunyai tanah di Jogjakarta, pergunakan itu untuk aset. Akan tetapi kalau memang ingin jual tanah Jogjakarta, tentunya banderol yang sesuai agar tak rugi.

jual beli tanah di jogja

Tips Beli tanah di Jogja

Untuk kamu yang berencana mempunyai tanah di Jogjakarta, tentunya dibutuhkan sebuah pembicaraan jual beli. Bakal calon pembeli mesti tahu kiat yang sesuai untuk punya maupun membeli tanah di Jogja biar tak timbul perasaan kecewa kedepannya. Dibawah ini cara yang dapat dilaksanakan:

1. Tidak Boleh tergesa-gesa
Banyakin pilihan dan survey dan bandingkan harga, area tanah, lantaran banyak referensi tanah yang ditawarkan di Jogja. Pilihlah area yang potensial untuk tahun-tahun kedepan. Hal ini tentu penting untuk invest dan mendapatkan untung bila tanah akan dijual dimasa depan.

2. Janganlah beli kavling
Tanah kavling merupakan lahan yang telah diolah. Umumnya tanah kavling telah ditentukan banderol tinggi oleh developer. Bila memang ingin beli lahan untuk invest, beli aja tanah yang utuh. Janganlah sekali-kali beli tanah kavling, karena enggak cukup untung. Terkecuali jika memang pengin beli untuk didirikan rumah.

3. Jual buru-buru karena butuh
Apabila ada, carilah penjual yang pengin menjual tanahnya lantaran butuh. Hal ini bakal sangat mengutungkan sekali lantaran Penjual butuh tentu memasang banderol yang lebih murah dari harga biasanya.

4. Perkirakan untung
Estimasi secara pasti keuntungan di masa depan. Misalnya jika tanah bakal dijual di 3 tahun kedepan dengan min untung hingga 17 %. Apabila harga di waktu yang akan datang memenuhi target, maka lahan itu pastinya cocok buat aset.

5. Janganlah sekali-kali asal memilih area tanah
Posisi tanah pun amat signifikan. Tanah didekat jalan raya akan lebih punya kesempatan kenaikan harga yang baik di masa depan. Berbeda dengan tanah ditepi kuburan, maupun disisi menara SUTET. Hindari membeli tanah di dekat pabrik yang memproduksi sesuatu yang mudah meledak. Posisi tanah pun kudu jauh dari tempat pembuangan sampah umum dan janganlah sampai beli tanah bergerak untuk didirikan bangunan rumah di atasnya. Sebab, poin penting penggerak harga sebuah tanah adalah posisi. Bisa dipastikan, harga jual tanah terus naik jika berada di area strategis, misal akses jalan mudah ditempuh, tidak jauh dari mall, dan sejumlah prasarana umum. Jika pengin beli tanah, anda harus jeli melihat areanya. Tipsnya, dengan memahami karakteristik sebuah wilayah dan mengira-ngira kondisinya di masa yang akan datang.

6. Pilihlah lokasi ideal
Sebaiknya, pilih area yang strategis, contohnya wilayah yang berada disisi jalan. Tanah didepan jalan besar bakal begitu potensial. Selain harganya di masa yang akan datang akan tinggi, sebelum tanah enggak dijual bisa dibikin lokasi yang menghasilkan duit. Misalnya dengan menyewakan untuk tempat parkir, mendirikan warung, dan lain-lain.

7. Teliti teritorial tanah
Pastikan bahwa wilayah disekitar tanah ialah area yang aman. Pastikan pula bahwa wilayah itu tidak ada pada lokasi konflik.

8. Teliti keoriginilan sertifikat
Hal ini juga sangat penting sebelum beli tanah untuk menghindari risiko penipuan. Pastikan penjual memiliki berkas yang lengkap. Pastikan pula lahan tersebut teregistrasi di BPN.

9. Lakukan perjanjian dengan pemilik tanah
Bila bakal berlangsung pembicaraan, lakukan kesepakatan dengan penjual. Mohon perjanjian umum sekitar pembayaran. Contohnya, membayar Down Payment lebih dulu seberapa banyak dengan garansi jika pelunasan akan dibayar setelah surat-surat lainnya dan surat-surat balik nama beres.

10. Bebas masalah sengketa
Alangkah baiknya, jangan membeli tanah berstatus perebutan warisan, didalam agunan bank, dokumennya tidak komplit, dan lain-lain. Tanah yang kepemilikannya tidak pasti hanya bakal menyusahkan dan merugikan.
Kiat untuk meyakinkan tanah bebas dalam status sengketa ialah dengan mencari tahu histori tanah. Pastikan kamu datang pada lembaga tertentu sebelum beli tanah, biar mengerti sejarah tanah tersebut. Terlebih kalau tanah itu tidak bersertifikat, masih berupa surat girik, jangan pernah kalian membuat Akta Jual Beli sebelum mengerti historinya. Walaupun bisa bikin sertifikat atas nama kamu sehabis membelinya, bukan terus akat tanah itu enggak dapat dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila nyatanya penjual tanah bukan yang memiliki tanah.

11. Perhatikan Biaya Pencatatan Jual Belinya
Beli tanah enggak hanya perkara berapa harga permeter nya. Akan tetapi, perhatikan pula poin ongkos lainnya seperti ongkos admin dengan bagian PPATK, pajak, dan lain-lain. Jika sudah seperti itu, pengurusan keabsahan kepemilikan tanah dapat selesai dengan segera.

12. Tidak Bisa Diuangkan
Tanah ialah tipe investasi bersifat tidak likuid atau enggak bisa diuangkan dalam waktu yang singkat. Maka alangkah baiknya, tanah tidak dibikin keuangan mendadak ataupun keuangan utama. Sebaiknya, kalian beli tanah untuk invest yang dananya berasal dari modal enggak terpakai maupun tabungan masa depan.
Sedang bila tabungan mepet, maka bisa membeli tanah yang belum ada prospek pendirian saat ini, ataupun bisa diilang, harganya masih tergolong ekonomis. Tetapi, di masa depan, tanah tersebut akan merangkak tinggi dan kalian pun menjadi laba.

13. Bebas Penggusuran
Selain itu, harus dipastikan supaya tak beli tanah milik negara maupun tanah yang termasuk didalam peta rencana pembangunan pemerintah. Lantaran, tanah itu mempunyai risiko menjadi tujuan penggusuran. Dewasa ini, mempunyai akta tanah tak jadi patokan tanah bebas dari penggusuran.
Menurut Undang-Undang No 2 thn 2012 tentang penyediaan Tanah buat infrastruktur buat layanan Umum Pasal 5, pihak yang wajib merelakan tanahnya ketika melakukan penyediaan tanah untuk pelayanan Umum, sehabis dikasih ganti rugi menurut putusan pengadilan yang telah memiliki ketetapan hukum.
Dengan mengerti poin tadi, maka membeli tanah menjadi kian aman dan kamu pun bisa terhindar dari masalah di waktu mendatang.

Iklan :
Anda lagi ingin membeli tanah atau rumah di sekitar wilayah Jogja?…Kontak nomor WA di bawah ini: