Informasi Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman

  • 4 min read
  • Jan 11, 2020

Keuntungan Usaha Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman dan Tips Beli Rumah

Punya rumah sendiri adalah suatu dambaan keinginan setiap orang, lebih-lebih setiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan mempunyai rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Punya rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogyakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang gajinya besar memang bukan masalah, tapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual beli rumah di Cangkringan Sleman pastinya bisa menjadi salah satu bisnis perdagangan yang didambakan sebagian besar orang. Keadaan ini berkaitan dengan wilayah Yogyakarta yang betul-betul ideal sehingga di masa depan memiliki prospek nilai jual yang bagus. Namun tentu saja dibutuhkan kiat jitu supaya bisnis jual-beli rumah jadi semakin maju.

Keunggulan Bisnis Jual-Beli Rumah Cangkringan Sleman

Secara umum, Jogjakarta ialah suatu lokasi yang makin waktu kian berkembang pesat. Disokong oleh basis wisata dan beragamnya universitas, sangat banyak masyarakat dari wilayah lain yang kenal dan berkunjung ke Jogja. Akibatnya, permintaan tempat di Jogja juga tinggi. Keadaan ini mempengaruhi naiknya harga rumah dan properti lain. Tidak aneh kalau di Jogjakarta ada banyak pemilik rumah yang punya tips kilat jual rumah.

Jogja ialah suatu wilayah yang punya prasarana komplit, dan makin waktu semakin berkembang. Hal ini berkenaan dengan lokasi Jogja yang potensial karena beragam tempat potensial buat mengembangkan bisnis. Contohnya usaha losmen, hotel, mal, pertokoan, makanan maupun usaha lain.
Banderol rumah di Jogja semakin bersaing. Kian hari banderol rumah maupun properti kian tinggi di Jogjakarta. Tidak heran, karena keuntungan yang akan didapatkan di kemudian hari juga akan tinggi. Sekarang ini saja banderol rumah di Jogjakarta sudah amat mahal. Terlebih di tahun-tahun yang akan datang. Pastinya keuntungan yang bisa didapat berkali-kali lipat. Maka, kalau memiliki rumah di Jogjakarta, pergunakan itu untuk investasi. Namun jika memang kepengin jual rumah Jogja, tentunya banderol yang pas agar enggak ada kerugian.

Informasi Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman

 

Tips Beli Rumah di Jogja

Buat kalian yang berencana memiliki investasi rumah di Jogja, tentu diperlukan suatu negosiasi jual beli. Bakal calon pembeli kudu tahu cara yang pas untuk mempunyai atau beli rumah di Jogjakarta biar enggak timbul kekecewaan dikemudian hari. Dibawah ini cara yang bisa dilakukan:

1. Tidak Boleh terburu-buru
Banyakin referensi dan teliti dan perbandingan harga, lokasi rumah, lantaran banyak sekali pilihan rumah yang di jual di Jogja. Carilah area yang potensial untuk beberapa tahun berikutnya. Keadaan ini pastinya penting untuk invest dan memperoleh untung apabila rumah akan dijual dimasa depan.

2. Jual butuh
Kalau perlu, carilah penjual yang kepengin menjual rumahnya karena mendesak. Hal ini akan sangat mengutungkan sekali karena Penjual butuh tentu mematok harga yang jauh lebih ekonomis dari harga biasa.

3. Perkirakan laba
Estimasi secara pasti laba di masa depan. Misalnya bila rumah bakal di jual lagi di 3 tahun mendatang dengan minimum untung mencapai 17 %. Kalau harga di masa depan sesuai target, maka lahan ini tentunya cocok di jadikan investasi.

4. Janganlah asal memilih lokasi rumah
Lokasi rumah juga sangat krusial. Rumah didekat jalan besar akan lebih memiliki kesempatan peningkatan harga yang bagus di kemudian hari. Beda dengan rumah disisi kuburan, ataupun disisi menara SUTET. Jangan pula beli rumah di dekat pabrik yang membikin sesuatu yang gampang meledak. Lokasi rumah pun harus jauh dari tempat pembuangan sampah dan jangan sampai beli rumah bergerak. Karena, poin penting penggerak harga suatu rumah ialah posisi. Bisa dijamin, harga rumah terus naik apabila ada di posisi strategis, misal jalan mudah ditempuh, dekat dari pasar, dan berbagai sarana sosial. Apabila kepengin membeli rumah, kalian harus teliti mengecek lokasinya. Caranya, dengan memahami karakter suatu daerah dan memprediksi kondisinya di masa mendatang.

5. Pilih lokasi strategis
Sebaliknya, pilih lokasi yang strategis, misalnya wilayah yang terletak ditepi jalan raya. Rumah disisi jalan bakal sangat menjual. Selain harganya di masa mendatang bakal meningkat, sebelum rumah tak dijual dapat dibikin wilayah yang menghasilkan uang. Seperti dengan menyewakan untuk lokasi parkir, membuka warung, dan sebagainya.

6. Cek lokasi rumah
Pastikan bahwa lokasi disekitar rumah ialah area yang damai. Pastikan juga kalau lokasi itu tak terletak pada wilayah konflik.

7. Periksa keaslian sertifikat
Kondisi ini juga sangat penting sebelum membeli rumah untuk meminimalisir resiko penipuan. Pastikan penjual mempunyai berkas yang komplit. Pastikan pula lahan itu tercatat di BPN.

8. Bikin kesepakatan dengan pemilik rumah
Apabila bakal dilakukan transaksi, lakukan perjanjian dengan pemilik rumah. Mohonkan kesepakatan mengenai sekitar pembelian. Misalnya, memberikan Down Payment terlebih dulu seberapa banyak dengan garansi kalau pelunasan akan dilakukan sesudah dokumen lainnya dan surat-surat balik nama beres.

9. Bebas status sengketa
Alangkah baiknya, jangan beli rumah dengan status sengketa warisan, dalam agunan bank, dokumennya enggak komplet, dan lain sebagainya. Rumah yang hak miliknya tidak terang hanya akan merugikan dan menyusahkan.
Tips buat memastikan rumah tidak dalam sengketa ialah dengan mencari tahu riwayat rumah. Pastikan kalian tanya ke lembaga sekitar sebelum membeli rumah, supaya mengerti sejarah rumah itu. Apalagi kalau rumah itu belum bersertifikat, masih berbentuk girik, jangan coba-coba kamu membuatkan Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengerti historinya. Meskipun bisa membikin sertifikat rumah atas nama kamu setelah membelinya, bukan terus akat rumah itu enggak bisa dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika nyatanya pihak penjual rumah bukan yang memiliki rumah.

10. Cek Biaya Pencatatan Jual Belinya
Membeli rumah bukan cuma masalah berapa biaya per meter persegi. Akan tetapi, cek pula faktor ongkos lain misalnya biaya administrasi dengan lembaga Pejabat Pembuat Akta Rumah (PPAT), perpajakan, dan lain-lain. Jika sudah begitu, pengurusan sertifikat kepemilikan rumah akan rampung dengan cepat.

11. Tidak Bisa Diuangkan
Rumah merupakan moel investasi bersifat tidak likuid atau tak bisa dicairkan dalam jangka waktu singkat. Jadi sebaiknya, rumah tidak dijadikan keuangan darurat atau keuangan pokok. Sebaiknya, kalian beli rumah buat invest yang berasal dari uang tak terpakai ataupun tabungan masa depan.
Sedang jika uang mepet, maka dapat beli rumah yang tidak mempunyai potensi pendirian sekarang ini, atau boleh diilang, harganya masih sangat ekonomis. Akan tetapi, di masa depan, rumah itu bakal merangkak tinggi dan kalian pun menjadi laba.

12. Bebas Penggusuran
Disisi lain, pastikan juga supaya tidak beli rumah punya negara ataupun rumah yang berada dalam peta rencana pengembangan negara. Karena, rumah itu berisiko menjadi tujuan pembebasan lahan. Sekarang ini, mempunyai akta rumah tidak jadi jaminan rumah bebas penggusuran.
Berdasarkan UU No 2 thn 2012 tentang Pengadaan Rumah untuk infrastruktur untuk pelayanan Umum Pasal 5, pihak yang berhak merelakan rumahnya saat berlangsungnya penyediaan rumah buat layanan sosial, seusai diberikan ganti rugi menurut keputusan pengadilan yang telah mempunyai ketetapan hukum.
Dengan mengerti poin di atas, maka pembelian rumah menjadi lebih cepat dan Anda pun akan bebas dari persoalan di waktu yang akan datang.

Anda sedang membaca artikel tentang : Informasi Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman
Kontak :
Anda sedang mencari tanah atau rumah di sekitar area DIY?…Hubungi no WA di bawah ini: