Informasi Terbaru Jual-Beli Properti Rumah di Kabupaten Gunungkidul

  • 4 min read
  • Nov 27, 2019

Kelebihan Bisnis Jual-Beli Rumah di Kabupaten Gunungkidul dan Trik Membeli Rumah

Punya rumah sendiri merupakan suatu dambaan keinginan setiap orang, apalagi tiap orang dewasa yang sudah berkeluarga. Dengan memiliki rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Memiliki rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogya memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang berpenghasilan tinggi memang tidak masalah, tapi buat sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual beli rumah di Kabupaten Gunungkidul tentu bisa menjadi suatu bisnis jual beli yang diimpikan sebagian besar orang. Hal ini berkaitan dengan lokasi Yogyakarta yang sangat ideal sehingga di masa mendatang memiliki peluang nilai jual yang tinggi. Tetapi tentunya dibutuhkan tips khusus biar usaha jual-beli rumah jadi lebih berkembang.

Keuntungan Usaha Jual Beli Rumah Kabupaten Gunungkidul

Secara umum, Jogjakarta ialah salah satu kota besar yang kian hari kian maju. Didukung oleh basis wisata dan banyaknya universitas, sangat banyak masyarakat dari luar wilayah yang tahu dan mengunjungi Jogja. Mengakibatkan, kebutuhan ruang di Jogjakarta pun meningkat. Hal ini berefek kepada meningkatnya harga lahan dan properti lainnya. Tidak heran apabila di Jogjakarta ada sebagian besar pemilik rumah yang memiliki trik kilat memasarkan rumah.

Jogja merupakan salah satu wilayah yang punya sarana lengkap, dan makin hari semakin berkembang. Kondisi ini berkenaan dengan lokasi Jogja yang strategis karena beragam lokasi potensial buat membangun bisnis. Contohnya bisnis ruko, restoran, losmen, hotel, mal atau usaha yang lain.
Banderol rumah di Jogja sangat kompetitif. Makin hari harga properti ataupun rumah makin mahal di Jogja. Enggak heran, karena untung yang bakal didapatkan di kemudian hari juga bakal tinggi. Saat ini aja banderol rumah di Jogjakarta udah sangat mahal. Terlebih lagi di tahun-tahun berikutnya. Tentunya hasil yang bakal diperoleh berlipat ganda. Maka, jika memiliki rumah di Jogja, pakai itu untuk aset. Akan tetapi apabila memang pengin jual rumah Jogjakarta, tentunya banderol yang pas biar enggak ada kerugian.

Informasi Terbaru Jual-Beli Properti Rumah di Kabupaten Gunungkidul

 

Tips Beli Rumah di Jogjakarta

Buat kamu yang pengin memiliki aset rumah di Jogja, tentu diperlukan satu negosiasi jual beli. Bakal pembeli wajib mengetahui cara yang tepat untuk punya ataupun membeli rumah di Jogjakarta biar tak ada kekecewaan dikemudian hari. Dibawah ini kiat yang dapat dilakukan:

1. Enggak Boleh terburu-buru
Perbanyak referensi dan teliti serta bandingkan harga, area rumah, lantaran banyak sekali pilihan rumah yang ditawarkan di Jogja. Pilih lokasi yang strategis untuk tahun-tahun yang akan datang. Kondisi ini tentu krusial sekali buat invest dan memperoleh untung bila rumah akan dijual dikemudian hari.

2. Jual buru-buru karena butuh
Apabila perlu, cari penjual yang pengin menjual lahannya lantaran butuh. Keadaan ini bakal menguntungkan lantaran Jual butuh tentunya mematok harga yang jauh lebih murah dari banderol biasa.

3. Perkirakan keuntungan
Estimasi secara pasti untung di masa yang akan datang. Misalnya bila rumah akan dijual di 3 thn yang akan datang dengan minimum laba mencapai 17 %. Jika harga di masa depan memenuhi target, maka lahan ini pasti ideal buat aset.

4. Janganlah sekali-kali asal-asalan memilih lokasi rumah
Posisi rumah juga betul-betul krusial. Rumah disisi jalan pasti lebih mempunyai kesempatan kenaikan harga yang bagus di masa mendatang. Beda dengan rumah ditepi kali, atau didekat menara SUTET. Hindari membeli rumah di area pabrik yang memproduksi sesuatu yang gampang terbakar. Area rumah pun harus jauh dari area pembuangan sampah dan janganlah sekali-kali sampai beli rumah bergerak. Sebab, salah satu poin penggerak nilai sebuah rumah yaitu posisi. Dapat dijamin, harga jual rumah akan bertambah bila berada di area strategis, seperti akses jalan mudah ditempuh, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan sejumlah sarana publik. Apabila pengin beli rumah, maka harus teliti melihat lokasinya. Kiatnya, dengan menganalisi karakteristik suatu daerah dan mengira-ngira kondisinya di masa yang akan datang.

5. Pilih area strategis
Lebih baik, pilihlah wilayah yang ideal, contohnya lokasi yang berada disisi jalan besar. Rumah ditepi jalan bakal lebih potensial. Disamping harganya di waktu mendatang bakal tinggi, sebelum rumah tidak dijual bisa dibuat lokasi yang mendatangkan untung. Contohnya dengan menyewakan sebagai tempat parkir, membangun warung makan, dan sebagainya.

6. Teliti area rumah
Pastikan bahwa lokasi disekeliling rumah adalah area yang damai. Pastikan pula jika wilayah itu tidak berada pada area konflik.

7. Cek keoriginilan sertifikat
Keadaan ini juga amat penting sebelum membeli rumah untuk meminimalisir resiko penipuan. Penjual kudu punya surat-surat yang komplet. Pastikan juga lahan itu terdaftar di BPN.

8. Bikin perjanjian dengan pemilik rumah
Jika akan berlangsung pembicaraan, buat perjanjian dengan penjual. Mintalah kesepakatan tentang sekitar pembayaran. Contohnya, memberikan DP terlebih dahulu sekian persen dengan jaminan kalau pelunasan akan dilakukan sesudah berkas lain dan berkas balik nama selesai.

9. Bebas sengketa
Alangkah baiknya, tidak membeli rumah berstatus rebutan warisan, masih menjadi agunan bank, surat-suratnya tidak komplet, dan sebagainya. Rumah yang hak miliknya tidak terang hanya akan menyusahkan dan merugikan.
Kiat untuk memastikan rumah bebas dalam status sengketa ialah dengan menelusuri sejarah rumah. Pastikan kalian tanya kepada lembaga tertentu sebelum membeli rumah, supaya tahu histori rumah tersebut. Apalagi apabila rumah tersebut belum ada sertifikat, masih berwujud girik, jangan sekal-kali kalian membuat Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengerti historinya. Sekalipun bisa bikin sertifikat atas nama kamu sesudah membeli, bukan berarti sertifikat rumah itu tidak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara jika nyatanya pihak penjual rumah bukan yang berhak menjualnya.

10. Teliti Biaya Pengurusan Jual Belinya
Membeli rumah tidak sekedar persoalan berapa harga per meter nya. Akan tetapi, perhatikan juga masalah ongkos lain seperti biaya pencatatan dengan lembaga Pejabat Pembuat Akta Rumah (PPAT), perpajakan, dan lain-lain. Dengan seperti itu, pengurusan keabsahan kepemilikan rumah bisa rampung dengan cepat.

11. Tidak Bisa Diuangkan
Rumah ialah jenis investasi bersifat tak likuid atau enggak bisa diuangkan didalam jangka waktu singkat. Maka lebih baik, rumah bukan dibikin dana darurat atau keuangan pokok. Sebisa mungkin, kamu membeli rumah untuk investasi yang berasal dari uang enggak terpakai maupun tabungan masa depan.
Sedangkan bila modal terbatas, maka dapat beli rumah yang tidak ada potensi pengembangan saat ini, ataupun boleh diilang, banderolnya masih terbilang murah. Tetapi, di masa depan, rumah tersebut bakal beranjak tinggi dan kamu pun jadi laba.

12. Tidak ada gusuran
Selain itu, harus dipastikan supaya tak membeli rumah milik pemerintah ataupun rumah yang termasuk ke dalam perencanaan pembangunan pemerintah. Lantaran, rumah itu mempunyai resiko menjadi target penggusuran. Saat ini, punya sertifikat rumah tak menjadi patokan rumah bebas dari penggusuran.
Menurut Undang-Undang nomor dua Tahun 2012 mengenai penyediaan Rumah untuk infrastruktur bagi layanan publik psl 5, pihak yang berhak melepaskan rumahnya tatkala berlangsungnya Pengadaan rumah untuk pelayanan sosial, seusai dikasih ganti rugi berdasarkan ketetapan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum.
Dengan memahami poin tadi, maka pembelian rumah jadi makin lancar dan kamu pun akan terbebas dari permasalahan di kemudian hari.

Anda sedang membaca artikel tentang : Informasi Terbaru Jual-Beli Properti Rumah di Kabupaten Gunungkidul
Kontak :
Anda sedang ingin investasi tanah atau rumah di seputaran area Daerah Istimewa Yogyakarta?…Kontak nomer WA di bawah ini: