Informasi Terbaru Jual Beli Tanah dan Rumah di Sanden Bantul

  • 4 min read
  • Dec 07, 2019

Keunggulan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Trik Beli Tanah

Jual-beli tanah di Jogja tentu bisa jadi sebuah usaha dagang yang didambakan hampir setiap orang. Keadaan ini berkaitan dengan lokasi Jogja yang sangat potensial sehingga di masa yang akan datang punya prospek harga jual yang baik. Tapi tentunya diperlukan trik khusus agar bisnis ini menjadi semakin maju.

Keistimewaan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara umum, Yogyakarta merupakan suatu kota besar yang semakin hari kian maju. Ditopang oleh basis wisata dan banyaknya universitas, sangat banyak penduduk dari daerah lain yang mengenal dan datang ke Jogja. Menyebabkan, kebutuhan tempat di Jogjakarta juga naik. Hal ini berpengaruh kepada meningkatnya banderol tanah dan properti lainnya. Enggak heran bila di Jogja ada beberapa pemilik tanah yang mempunyai tips cepat jual tanah.

Jogja merupakan salah satu kota besar yang mempunyai sarana memadai, dan kian waktu semakin maju. Keadaan ini berkenaan dengan wilayah Jogjakarta yang strategis lantaran banyaknya spot ideal buat mengembangkan usaha. Contohnya bisnis losmen, hotel, mal, pertokoan, rumah makan atau bisnis lainnya.
Banderol tanah di Jogjakarta sangat tinggi. Semakin hari harga tanah atau properti makin bertambah mahal di Jogja. Tidak aneh, karena untung yang bakal diperoleh di kemudian hari juga bakal mahal. Saat ini saja banderol tanah di Jogja udah sangat tinggi. Terlebih lagi di beberapa tahun yang akan datang. Tentu untung yang bakal didapat berlipat ganda. Maka, apabila punya tanah di Jogjakarta, pergunakan itu untuk aset. Tapi bila memang pengin jual tanah Jogja, tentunya banderol yang pas supaya tidak rugi.

jual beli tanah di jogja

Tips Membeli tanah di Jogja

Untuk kamu yang berencana punya tanah di Jogjakarta, tentu dibutuhkan sebuah pembicaraan jual beli. Bakal calon pembeli mesti memahami kiat yang sesuai untuk mempunyai ataupun membeli tanah di Jogja agar enggak muncul kekecewaan nantinya. Berikut ini kiat yang dapat dilaksanakan:

1. Jangan tergesa-gesa
Perbanyak referensi dan cek dan bandingkan harga, lokasi tanah, lantaran ada beragam pilihan tanah yang ditawarkan di Jogja. Pilih wilayah yang strategis untuk tahun-tahun yang akan datang. Keadaan ini tentu krusial buat invest dan memperbanyak keuntungan kalau tanah akan dijual dimasa depan.

2. Jangan membeli kavling
Kavling merupakan tanah yang telah diatur. Umumnya tanah kavling telah ditetapkan banderol mahal oleh developer. Apabila memang pengin beli tanah untuk aset, beli aja tanah yang masih asli. Janganlah sekali-kali beli kavling, lantaran tidak cukup untung. Kecuali jika memang mau membeli untuk dibangun bangunan rumah.

3. Penjual buru-buru karena butuh
Jika ada, cari penjual yang kepengin menjual lahannya lantaran mendesak. Keadaan ini bakal sangat menguntungkan karena Penjual buru-buru karena butuh tentunya memasang banderol yang jauh lebih murah dari banderol pasar.

4. Prediksi keuntungan
Prediksi secara pasti untung di waktu yang akan datang. Misalnya kalau tanah bakal dijual di tahun thn mendatang dengan min keuntungan hingga 17 persen. Jika harga di masa depan memenuhi harapan, maka lahan ini pasti potensial buat aset.

5. Jangan asal memilih posisi tanah
Area tanah pun sangat penting. Tanah didekat jalan pasti lebih memiliki potensi peningkatan harga yang cepat di kemudian hari. Beda dengan tanah ditepi kuburan, atau disisi SUTET. Jangan juga membeli tanah di dekat pabrik yang memproduksi produk yang mudah terbakar. Posisi tanah pun harus jauh dari tempat pembuangan sampah umum dan jangan sampai membeli tanah bergerak untuk didirikan rumah diatasnya. Sebab, poin utama penggerak harga sebuah tanah yaitu lokasi. Dapat digaransi, harga jual tanah akan terus naik bila ada di area strategis, contoh jalan mudah ditempuh, dekat dari pasar, dan berbagai prasarana umum. Bila ingin membeli tanah, anda mesti jeli mengecek posisinya. Tipsnya, dengan memahami karakter sebuah wilayah dan mengira-ngira kondisinya di masa mendatang.

6. Pilih lokasi ideal
Sebaiknya, pilihlah area yang ideal, misalnya area yang berada disisi jalan. Tanah didepan jalan akan lebih potensial. Disamping harganya di masa depan akan mahal, sebelum tanah tak dijual bisa dibikin area yang menghasilkan uang. Misalnya dengan menyewakan sebagai lokasi parkir, membangun warung, dan lain sebagainya.

7. Teliti teritorial tanah
Pastikan jika wilayah disekeliling tanah adalah area yang tentram. Pastikan pula kalau wilayah tersebut tak berada pada area konflik.

8. Periksa keabsahan sertifikat
Hal ini pun benar-benar krusial ketika mau beli tanah untuk meminimalisir resiko penipuan. Penjual mesti memiliki berkas yang lengkap. Pastikan juga lahan itu terdaftar di Badan Partanahan Nasional.

9. Buat kesepakatan dengan penjual
Jika bakal dilakukan pembicaraan, buat kesepakatan dengan penjual. Mohonkan kesepakatan mengenai seputar pembelian. Misalnya, menyerahkan DP terlebih dulu berapa persen dengan garansi kalau pelunasan bakal dibayarkan sehabis dokumen yang lain dan dokumen balik nama rampung.

10. Tidak sedang dalam sengketa
Lebih baik, enggak membeli tanah berstatus rebutan warisan, didalam agunan bank, surat-suratnya tak komplit, dan sebagainya. Tanah yang pemiliknya tidak pasti hanya akan merugikan dan menyusahkan.
Tips buat meyakinkan tanah bebas dalam status sengketa ialah dengan mencari tahu asal-usul tanah. kalian wajib tanya pada aparat setempat sebelum beli tanah, supaya mengetahui sejarah tanah tersebut. Terlebih jika tanah tersebut tidak ada sertifikat, masih berwujud surat girik, jangan sekal-kali kamu membuatkan Akta Jual Beli sebelum tahu historinya. Walaupun berhasil bikin sertifikat tanah atas nama kalian sesudah membeli, tak serta-merta akat tanah tersebut tidak bisa dibatalkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila ternyata penjual tanah bukan yang memiliki tanah.

11. Perhatikan Ongkos Pengurusan Jual Belinya
Membeli tanah tidak cuma perkara berapa biaya per meter persegi. Akan tetapi, perhatikan pula masalah ongkos yang lainnya contohnya ongkos pencatatan dengan pihak PPATK, perpajakan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pembuatan keabsahan kepemilikan tanah bisa kelar dengan segera.

12. Tak Bisa Diuangkan
Tanah merupakan jenis investasi yang sifatnya tak likuid atau tidak dapat diduitkan didalam jangka waktu cepat. Jadi lebih baik, tanah enggak dijadikan dana mendesak atau keuangan utama. Sebaiknya, Anda beli tanah untuk invest yang dananya berasal dari dana enggak kepakai maupun uang tabungan.
Sedang kalau uang sedikit, maka dapat beli tanah yang tidak mempunyai prospek pembangunan sekarang ini, maupun bisa diilang, harganya masih sangat ekonomis. Tapi, di kemudian hari, tanah tersebut bakal merangkak tinggi dan kalian pun menjadi laba.

13. Bebas Penggusuran
Disamping itu, pastikan juga agar tidak membeli tanah punya pemerintah maupun tanah yang termasuk dalam peta rencana pengembangan pemerintah. Sebab, tanah ini mempunyai resiko menjadi target pembebasan lahan. Dewasa ini, mempunyai akta tanah tidak jadi patokan tanah bebas penggusuran.
Menurut Undang-Undang nomor dua Tahun 2012 mengenai Pengadaan Tanah bagi Pembangunan buat layanan Umum psl lima, pihak yang berhak merelakan lahannya tatkala pelaksanaan Pengadaan tanah untuk Kepentingan publik, sesudah diberi ganti rugi berdasar keputusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum.
Dengan mengetahui poin di atas, maka membeli tanah menjadi lebih lancar dan Anda pun bakal terhindar dari permasalahan di masa depan.

Iklan :
Anda lagi ingin membeli tanah atau rumah di sekitar wilayah Yogyakarta?…Hubungi saja nomer WA di bawah ini: