Informasi Terbaru Jual-Beli Tanah di Kalasan Sleman

  • 4 min read
  • Jan 17, 2020

Kelebihan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Cara Beli Tanah

Jual-beli tanah di Jogja pastinya bisa menjadi sebuah bisnis jual beli yang diidamkan setiap orang. Hal ini berkenaan dengan area Jogja yang sangat ideal sehingga di waktu mendatang mempunyai kans harga jual yang tinggi. Tapi pastinya diperlukan tips tertentu biar usaha ini jadi makin lancar.

Keunggulan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara umum, Jogjakarta ialah suatu wilayah yang kian waktu makin berkembang. Ditopang oleh objek wisata dan banyaknya kampus, banyak sekali penduduk dari luar daerah yang kenal dan datang ke Jogja. Akibatnya, kebutuhan tempat di Jogjakarta juga tinggi. Hal ini berpengaruh kepada kenaikan banderol tanah dan properti lain. Enggak aneh bila di Jogja ada beberapa pemilik tanah yang mempunyai cara cepat menawarkan tanah.

Jogjakarta merupakan suatu kota besar yang mempunyai fasilitas komplet, dan makin waktu makin berkembang pesat. Kondisi ini berkenaan dengan wilayah Jogja yang potensial karena beragam lokasi ideal buat membangun usaha. Seperti Contohnya usaha penginapan, hotel, mal, ruko, rumah makan maupun bisnis lainnya.
Harga tanah di Jogja makin bersaing. Kian hari banderol properti maupun tanah makin naik di Jogja. Enggak aneh, karena keuntungan yang bakal diperoleh di jangka panjang juga bakal tinggi. Sekarang ini aja harga tanah di Jogja udah cukup mahal. Apalagi di beberapa tahun yang akan datang. Tentu keuntungan yang bakal didapat berkali lipat. Maka, bila punya tanah di Jogjakarta, gunakan itu untuk investasi. Tetapi bila memang ingin jual tanah Jogja, tentunya banderol yang pas biar tak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Trik Membeli tanah di Jogjakarta

Buat kalian yang berencana memiliki aset tanah di Jogja, pastinya diperlukan sebuah pembicaraan jual beli. Bakal calon pembeli kudu mengetahui tips yang sesuai untuk memiliki ataupun membeli tanah di Jogja biar tidak ada perasaan kecewa dikemudian hari. Berikut ini tips yang dapat dilaksanakan:

1. Jangan terburu-buru
Perbanyak referensi dan survey serta bandingkan harga, wilayah tanah, karena terdapat banyak pilihan tanah yang ditawarkan di Jogja. Carilah wilayah yang potensial untuk beberapa tahun berikutnya. Hal ini tentunya penting untuk investasi dan memperoleh untung kalau tanah akan dijual dikemudian hari.

2. Janganlah beli tanah kavling
Kavling merupakan tanah yang telah diolah. Umumnya kavling sudah dipatok banderol mahal oleh pengembang. Kalau memang ingin membeli tanah buat investasi, belilah tanah yang masih murni. Jangan membeli tanah kavling, lantaran kurang menghasilkan. Kecuali bila memang ingin beli untuk dibikin rumah.

3. Penjual buru-buru karena butuh
Apabila memungkinkan, carilah penjual yang kepengin jual tanahnya lantaran mendesak. Hal ini akan sangat menguntungkan sebab Jual buru-buru karena butuh tentunya memasang harga yang lebih ekonomis dari harga biasa.

4. Estimasi laba
Estimasi secara pasti laba di masa depan. Seperti bila tanah bakal dijual di 3 thn mendatang dengan minimum keuntungan hingga 17%. Jika harga di masa depan memenuhi target, maka tanah itu tentunya cocok untuk invest.

5. Janganlah sekali-kali sembarangan memilih lokasi tanah
Lokasi tanah juga betul-betul penting. Tanah ditepi jalan besar akan lebih memiliki kesempatan peningkatan harga yang bagus di kemudian hari. Lain dengan tanah didepan kuburan, maupun didekat SUTET. Jangan pula membeli tanah di area industri yang membikin sesuatu yang mudah terbakar. Area tanah juga harus jauh dari tempat pembuangan sampah umum dan jangan sampai beli tanah bergerak untuk dibangun rumah diatasnya. Sebab, poin utama penggerak nilai sebuah tanah adalah lokasi. Bisa dijamin, harga jual tanah terus bertambah bila terletak di posisi strategis, misal jalan mudah ditempuh, dekat dari pasar, dan berbagai sarana umum. Jika kepengin beli tanah, anda harus teliti mengecek lokasinya. Caranya, dengan menganalisi karakteristik suatu daerah dan memprediksi situasinya di masa depan.

6. Pilih wilayah strategis
Sebaiknya, pilih saja area yang ideal, seperti area yang terletak ditepi jalan. Tanah didepan jalan bakal lebih berharga. Disamping harganya di kemudian hari bakal mahal, selama tanah tak di jual dapat dibuat area yang mendatangkan uang. Contohnya dengan menyewakan sebagai tempat parkir, membangun warung, dan lain sebagainya.

7. Cek wilayah tanah
Pastikan kalau lokasi disekeliling lahan ialah lokasi yang damai. Pastikan pula jika lokasi itu enggak ada pada wilayah konflik.

8. Cek keoriginilan sertifikat
Keadaan ini juga amat signifikan sebelum membeli tanah untuk mengurangi risiko penipuan. Penjual kudu punya dokumen yang komplet. Tanah tersebut kudu teregistrasi di BPN.

9. Bikin perjanjian dengan penjual
Jika bakal dilakukan pembicaraan, buat perjanjian dengan penjual. Mintalah kesepakatan mengenai seputaran transaksi. Misalnya, membayar Down Payment lebih dulu sekian persen dengan garansi bahwa pelunasan akan dibayarkan sesudah surat-surat lainnya dan berkas balik nama rampung.

10. Bebas sengketa
Sebaiknya, enggak beli tanah berstatus sengketa warisan, didalam agunan bank, berkasnya tidak lengkap, dan lain sebagainya. Tanah yang hak miliknya tak jelas hanya bakal merugikan dan menyusahkan.
Tips untuk meyakinkan tanah tidak dalam status sengketa yaitu dengan menelusuri histori tanah. Pastikan Anda bertanya pada pejabat sekitar sebelum beli tanah, biar mengetahui histori tanah tersebut. Terlebih bila tanah itu tidak bersertifikat, masih berupa surat girik, jangan pernah kamu membuat Akta Jual Beli (AJB) sebelum tahu sejarahnya. Sekalipun bisa membuat sertifikat tanah atas nama Anda sesudah membeli, tak berarti sertifikat tanah tersebut tak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila kenyataannya penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

11. Cek Biaya Pengurusan Jual Belinya
Membeli tanah enggak cuma perkara berapa harga per meter persegi. Tapi, cek juga masalah biaya lainnya contohnya biaya admin dengan bagian Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), pajak, dan sebagainya. Dengan begitu, pengurusan keabsahan kepemilikan tanah bisa selesai dengan segera.

12. Tak Likuid
Tanah ialah moel investasi bersifat tak likuid atau enggak bisa diduitkan didalam waktu cepat. Jadi sebaiknya, tanah bukan dibikin keuangan darurat maupun keuangan pokok. Sebisa mungkin, kalian beli tanah untuk invest yang dananya berasal dari modal tidak terpakai ataupun duit tabungan.
Sedang bila modal terbatas, maka bisa beli tanah yang tidak mempunyai potensi pembangunan sekarang ini, maupun dengan kata lain, tarifnya masih terbilang ekonomis. Namun, di kemudian hari, tanah itu bakal bergerak naik dan kalian pun menjadi profit.

13. Bebas Penggusuran
Disisi lain, pastikan juga agar enggak membeli tanah punya pemerintah maupun tanah yang termasuk dalam palnning pembangunan negara. Lantaran, tanah ini berisiko menjadi tujuan penggusuran. Saat ini, memiliki sertifikat tanah enggak jadi garansi tanah bebas penggusuran.
Berdasarkan UU Nomer dua thn 2012 mengenai Pengadaan Tanah buat Pembangunan untuk layanan sosial psl lima, pihak yang berhak memberikan tanahnya pada saat berlangsungnya penyediaan tanah untuk layanan publik, sesudah diberikan ganti rugi menurut keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kepastian hukum.
Dengan memahami faktor di atas, maka membeli tanah menjadi kian lancar dan kalian pun akan terhindar dari masalah di masa depan.

Iklan :
Anda lagi ingin investasi tanah atau rumah di sekitar wilayah Jogja?…Hubungi saja nomer WA di bawah ini: