Informasi Terbaru Jual Rumah di Yogyakarta

  • 4 min read
  • Nov 18, 2019

Keunggulan Usaha Jual Beli Rumah di Yogyakarta dan Trik Membeli Rumah

Mempunyai rumah sendiri merupakan suatu dambaan keinginan setiap orang, apalagi setiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan memiliki rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Mempunyai rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogyakartakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang gajinya besar memang tidak masalah, tetapi buat sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual beli rumah di Yogyakarta tentu bisa jadi suatu usaha jual beli yang didambakan semua orang. Keadaan ini berkenaan dengan area Jogja yang benar-benar potensial sehingga di masa depan mempunyai peluang nilai jual yang bagus. Tapi pastinya butuh trik khusus biar bisnis yang satu ini jadi semakin berkembang.

Keuntungan Usaha Jual Beli Rumah Yogyakarta

Secara garis besar, Jogja merupakan salah satu lokasi yang makin hari semakin berkembang. Didukung oleh destinasi wisata dan banyaknya universitas, banyak penduduk dari kawasan lain yang mengenal dan mengunjungi Jogja. Akibatnya, kebutuhan tempat di Jogja pun meningkat. Hal ini mempengaruhi meningkatnya harga rumah dan properti lainnya. Tak aneh bila di Jogjakarta ada sebagian besar pemilik rumah yang memiliki tips kilat jual rumah.

Jogja adalah sebuah kota besar yang punya fasilitas komplit, dan makin hari kian maju. Hal ini berkaitan dengan wilayah Jogjakarta yang potensial lantaran banyaknya lokasi ideal buat mengembangkan usaha. Seperti Misalnya usaha mal, ruko, rumah makan, motel, hotel atau bisnis yang lain.
Banderol rumah di Jogjakarta semakin tinggi. Kian hari banderol rumah atau properti makin bertambah mahal di Jogjakarta. Tidak mengherankan, lantaran keuntungan yang akan dihasilkan di kemudian hari juga bakal tinggi. Baru-baru ini aja harga rumah di Jogjakarta sudah amat tinggi. Terlebih lagi di tahun-tahun berikutnya. Tentunya keuntungan yang bisa didapatkan berlipat ganda. Maka, bila memiliki rumah di Jogjakarta, gunakan itu untuk investasi. Namun apabila memang mau jual rumah Jogja, tentunya harga yang sesuai supaya tak rugi.

Informasi Terbaru Jual Rumah di Yogyakarta

 

Cara Membeli Rumah di Jogjakarta

Buat kalian yang ingin mempunyai rumah di Jogja, pastinya butuh satu negosiasi jual beli. Calon pembeli harus memahami tips yang sesuai untuk punya ataupun membeli rumah di Jogja supaya enggak timbul perasaan kecewa nantinya. Berikut kiat yang dapat dilakukan:

1. Tak Boleh tergesa-gesa
Banyakin pilihan dan survey serta bandingkan harga, lokasi rumah, karena terdapat berbagai referensi rumah yang ditawarkan di Jogja. Carilah lokasi yang strategis untuk beberapa tahun kedepan. Keadaan ini tentu krusial buat investasi dan memperbanyak untung apabila rumah akan dijual dimasa depan.

2. Penjual buru-buru karena butuh
Bila memungkinkan, carilah penjual yang ingin jual rumahnya lantaran butuh. Keadaan ini bakal sangat mengutungkan sekali karena Penjual butuh tentunya mematok banderol yang jauh lebih rendah dari banderol umumnya.

3. Prediksi keuntungan
Estimasi secara pasti keuntungan di waktu yang akan datang. Misalnya kalau rumah akan di jual lagi di 3 thn kedepan dengan min laba sampai 17%. Apabila harga di waktu yang akan datang sesuai target, maka lahan tersebut pastinya potensial di jadikan aset.

4. Janganlah asal memilih posisi rumah
Lokasi rumah juga betul-betul krusial. Rumah ditepi jalan pasti lebih punya kesempatan meningkatnya harga yang baik di kemudian hari. Lain dengan rumah ditepi kali, ataupun ditepi tower SUTET. Jangan juga beli rumah di dekat pabrik yang membuat bahan-bahan yang mudah meledak. Area rumah juga wajib jauh dari tempat pembuangan sampah dan janganlah sampai beli rumah bergerak. Sebab, salah satu poin penggerak harga suatu rumah yaitu posisi. Bisa digaransi, harga rumah terus meningkat bila terletak di lokasi potensial, seperti rute mudah ditempuh, tidak jauh dengan mall, dan sejumlah sarana umum. Kalau pengin membeli rumah, anda harus jeli memperhatikan areanya. Caranya, dengan mempelajari karakteristik sebuah kawasan dan mengira-ngira situasinya di masa depan.

5. Pilih area strategis
Lebih baik, pilih area yang strategis, misalnya wilayah yang ada didekat jalan. Rumah disisi jalan akan sangat berharga. Disamping harganya di masa depan bakal mahal, selama rumah tak di jual dapat dibuat lokasi yang mendatangkan uang. Seperti dengan menyewakan buat lokasi parkir, mendirikan warung, dan lain sebagainya.

6. Cek wilayah rumah
Pastikan jika lokasi disekeliling rumah ialah lokasi yang damai. Pastikan juga jika area itu enggak berada di lokasi berbahaya.

7. Periksa keabsahan sertifikat
Kondisi ini pun betul-betul penting ketika ingin membeli rumah untuk meminimalisir risiko penipuan. Penjual harus punya berkas yang lengkap. Pastikan juga rumah tersebut teregistrasi di Badan Parrumahan Nasional.

8. Buat kesepakatan dengan pemilik rumah
Kalau akan dilakukan negosiasi, lakukan perjanjian dengan penjual. Mintalah perjanjian tentang sekitar pembayaran. Misalnya, menyerahkan Down Payment lebih dulu sekian persen dengan jaminan kalau pelunasan akan dilaksanakan sesudah berkas lainnya dan surat-surat balik nama selesai.

9. Tidak sedang dalam sengketa
Sebaiknya, tidak beli rumah dengan status rebutan warisan, didalam jaminan bank, dokumennya tidak komplet, dan lain-lain. Rumah yang pemiliknya tak jelas cuma akan merugikan dan menyusahkan.
Tips untuk meyakinkan rumah tidak sengketa adalah dengan mengetahui sejarah rumah. kamu kudu tanya ke lembaga sekitar sebelum membeli rumah, agar tahu riwayat rumah itu. Terlebih lagi bila rumah itu tidak bersertifikat, masih berbentuk girik, jangan pernah kamu membuat Akta Jual Beli sebelum tahu historinya. Walaupun berhasil membikin sertifikat rumah atas nama kalian seusai membeli, tidak berarti sertifikat rumah itu enggak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika ternyata penjual rumah bukan yang mempunyai rumah.

10. Cek Ongkos Pencatatan Jual Belinya
Beli rumah tidak hanya perkara berapa biaya per meter persegi. Tetapi, perhatikan juga poin biaya yang lainnya seperti ongkos admin dengan lembaga PPATK, perpajakan, dan lain-lain. Jika sudah begitu, pembikinan sertifikat kepemilikan rumah akan kelar dengan cepat.

11. Enggak Bisa Diuangkan
Rumah ialah moel investasi bersifat tidak likuid atau enggak dapat dicairkan didalam waktu yang singkat. Maka alangkah baiknya, rumah tidak dibuat keuangan darurat maupun keuangan utama. Tapi sebaiknya, Anda membeli rumah untuk invest yang berasal dari uang enggak kepakai atau tabungan masa depan.
Sedangkan jika modal sedikit, maka dapat membeli rumah yang tidak memiliki potensi pendirian saat ini, maupun dengan kata lain, banderolnya masih sangat terjangkau. Tapi, di masa depan, rumah itu bakal beranjak naik dan kamu pun menjadi laba.

12. Tidak ada gusuran
Disisi lain, pastikan juga agar tak beli rumah punya pemerintah maupun rumah yang berada dalam perencanaan pengembangan negara. Lantaran, rumah itu berisiko jadi tujuan penggusuran. Saat ini, mempunyai akta rumah tak menjadi jaminan rumah bebas dari penggusuran.
Menurut Undang-Undang No dua thn 2012 tentang penyediaan Rumah buat infrastruktur untuk Kepentingan Umum psl lima, pihak yang wajib memberikan rumahnya pada saat berlangsungnya penyediaan rumah buat Kepentingan Umum, sesudah ada ganti rugi berdasarkan ketetapan pengadilan yang sudah memiliki kepastian hukum.
Dengan memahami poin di atas, maka pembelian rumah jadi kian cepat dan Anda pun bisa terbebas dari permasalahan di kemudian hari.

Anda sedang membaca artikel tentang : Informasi Terbaru Jual Rumah di Yogyakarta
Kontak :
Anda sedang ingin beli tanah atau rumah di seputaran area Daerah Istimewa Yogyakarta?…Kontak saja nomer WA di bawah ini: