Jual-Beli Properti Rumah di Gondokusuman Yogyakarta

  • 4 min read
  • May 20, 2020

Keunggulan Bisnis Jual-Beli Rumah di Gondokusuman Yogyakarta dan Cara Membeli Rumah

Memiliki rumah sendiri merupakan suatu dambaan keinginan setiap orang, terutama setiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan punya rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Mempunyai rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogyakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang berpenghasilan tinggi memang tidak masalah, tetapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja menjadi masalah besar.

Jual beli rumah di Gondokusuman Yogyakarta tentunya bisa jadi sebuah bisnis perdagangan yang didambakan hampir setiap orang. Kondisi ini berkaitan dengan area Yogya yang betul-betul strategis sehingga di masa depan mempunyai kans nilai jual yang baik. Tetapi tentunya diperlukan trik khusus biar bisnis yang satu ini menjadi lebih lancar.

Keuntungan Usaha Jual-Beli Rumah Gondokusuman Yogyakarta

Secara umum, Yogya merupakan suatu wilayah yang kian waktu makin maju. Disokong oleh objek wisata dan banyaknya universitas, banyak sekali penduduk dari kawasan lain yang kenal dan mengunjungi Jogjakarta. Mengakibatkan, kebutuhan tempat di Jogjakarta juga tinggi. Kondisi ini berpengaruh kepada naiknya banderol lahan dan properti lainnya. Tidak mengherankan jika di Jogja ada sebagian besar pemilik rumah yang punya cara tepat menjual rumah.

Jogja adalah suatu lokasi yang punya fasilitas memadai, dan semakin hari kian bertambah ramai. Hal ini berhubungan dengan lokasi Jogja yang ideal karena berbagai spot strategis buat mendirikan usaha. Contohnya usaha hotel, mal, ruko, rumah makan, penginapan maupun bisnis yang lain.
Harga rumah di Jogja semakin kompetitif. Makin hari harga properti maupun rumah makin tinggi di Jogjakarta. Enggak mengherankan, lantaran untung yang akan didapatkan di jangka panjang juga akan tinggi. Sekarang ini saja banderol rumah di Jogjakarta udah amat mahal. Apalagi di beberapa tahun berikutnya. Tentu keuntungan yang akan diperoleh berlipat ganda. Maka, kalau punya rumah di Jogjakarta, pergunakan itu untuk investasi. Namun bila memang pengin jual rumah Jogja, tentu banderol yang sesuai agar tidak rugi.

 Jual-Beli Properti Rumah di Gondokusuman Yogyakarta

 

Kiat Beli Rumah di Jogja

Untuk kalian yang berencana punya rumah di Jogja, pasti butuh satu pembicaraan jual beli. Calon pembeli harus memahami kiat yang sesuai untuk punya maupun beli rumah di Jogja supaya enggak ada penyesalan dikemudian hari. Berikut cara yang bisa dilakukan:

1. Tidak Boleh tergesa-gesa
Banyakin pilihan dan teliti serta bandingkan harga, area rumah, lantaran ada beragam referensi rumah yang di jual di Jogja. Carilah lokasi yang potensial untuk beberapa tahun berikutnya. Hal ini tentunya penting untuk invest dan mendapatkan untung jika rumah akan dijual dimasa depan.

2. Jual butuh
Apabila perlu, cari penjual yang mau menjual rumahnya lantaran butuh. Keadaan ini bisa menguntungkan lantaran Jual butuh tentunya mematok harga yang lebih ekonomis dari banderol biasa.

3. Perkirakan untung
Perkirakan secara pasti keuntungan di masa depan. Misalnya apabila rumah akan dijual di 3 tahun mendatang dengan minimum laba sampai 17%. Bila harga di masa depan sesuai harapan, maka lahan tersebut pasti ideal buat investasi.

4. Janganlah sembarangan memilih posisi rumah
Area rumah pun sangat signifikan. Rumah ditepi jalan pasti lebih memiliki kesempatan peningkatan harga yang tinggi di masa depan. Beda dengan rumah disisi kali, maupun ditepi tower SUTET. Hindari beli rumah di area industri yang memproduksi produk yang mudah meledak. Posisi rumah pun mesti jauh dari area pembuangan sampah umum dan jangan sampai membeli rumah gampang longsor. Karena, salah satu poin penggerak nilai sebuah rumah adalah area. Bisa dipastikan, harga rumah akan meningkat kalau terletak di area strategis, contoh rute mudah ditempuh, dekat dari mall, dan sejumlah fasilitas umum. Kalau mau beli rumah, kalian harus cermat memperhatikan lokasinya. Kiatnya, dengan mempelajari karakteristik sebuah wilayah dan memprediksi situasinya di kemudian hari.

5. Pilih lokasi ideal
Sebaliknya, pilih saja lokasi yang potensial, seperti wilayah yang tepat didekat jalan besar. Rumah disisi jalan akan lebih potensial. Selain harganya di masa depan bakal meningkat, sebelum rumah enggak di jual bisa dibikin wilayah yang mendatangkan untung. Misalnya dengan menyewakan buat lokasi parkir, mendirikan rumah makan, dan sebagainya.

6. Periksa lokasi rumah
Pastikan kalau area disekitar lahan adalah wilayah yang aman. Pastikan pula jika area tersebut enggak ada pada lokasi konflik.

7. Periksa keabsahan sertifikat
Hal ini juga benar-benar krusial saat ingin beli rumah untuk mengurangi resiko penipuan. Penjual mesti memiliki berkas yang komplet. Pastikan juga rumah tersebut teregistrasi di BPN.

8. Lakukan kesepakatan dengan pemilik rumah
Apabila bakal dilakukan transaksi, lakukan perjanjian dengan penjual. Mohon kesepakatan umum seputaran pembelian. Contohnya, memberikan Down Payment terlebih dulu seberapa banyak dengan jaminan kalau pelunasan akan dilakukan sehabis surat-surat lainnya dan dokumen balik nama selesai.

9. Tidak sedang dalam masalah sengketa
Alangkah baiknya, tidak beli rumah dengan status sengketa warisan, masih jadi jaminan bank, dokumennya enggak lengkap, dan lain-lain. Rumah yang kepemilikannya tidak pasti hanya bakal merugikan dan menyusahkan.
Kiat buat mengetahui rumah tidak dalam status sengketa ialah dengan mengetahui sejarah rumah. Anda harus bertanya pada lembaga setempat sebelum membeli rumah, biar mengerti riwayat rumah tersebut. Apalagi jika rumah tersebut nggak ada sertifikat, masih berwujud surat girik, jangan pernah Anda membikin Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengetahui sejarahnya. Walaupun dapat membuat sertifikat atas nama kalian setelah membelinya, tidak serta-merta sertifikat rumah itu tak dapat dibatalkan di Pengadilan Tata Usaha Negara apabila ternyata penjual rumah bukan yang mempunyai rumah.

10. Perhatikan Biaya Pencatatan Jual Belinya
Beli rumah bukan cuma persoalan berapa harga permeter persegi. Tetapi, cek pula masalah biaya yang lainnya contohnya biaya administrasi dengan bagian PPATK, perpajakan, dan lain sebagainya. Bila sudah begitu, pembuatan legalitas kepemilikan rumah bisa kelar dengan segera.

11. Tidak Likuid
Rumah adalah tipe investasi bersifat tak likuid atau tidak dapat diuangkan dalam waktu singkat. Maka sebaiknya, rumah enggak dijadikan dana mendadak maupun keuangan utama. Sebaiknya, kamu membeli rumah buat invest yang berasal dari uang tak terpakai ataupun uang tabungan.
Sedang kalau uang terbatas, maka bisa membeli rumah yang belum ada potensi pengembangan saat ini, atau boleh diilang, banderolnya masih terbilang terjangkau. Namun, di kemudian hari, rumah tersebut bakal bergerak naik dan kalian pun jadi laba.

12. Bebas Penggusuran
Disisi lain, mestis dipastikan supaya tak beli rumah punya negara ataupun rumah yang berada dalam planning pengembangan pemerintah. Lantaran, rumah ini mempunyai risiko jadi target pembebasan lahan. Saat ini, mempunyai akta rumah tidak menjadi jaminan rumah bebas dari penggusuran.
Berdasar Undang-Undang Nomer dua Tahun 2012 mengenai penyediaan Rumah bagi infrastruktur buat Kepentingan publik Pasal 5, pihak yang berhak merelakan rumahnya saat pelaksanaan Pengadaan rumah untuk layanan sosial, sesudah ada ganti rugi berdasarkan putusan pengadilan yang telah punya kekuatan hukum.
Dengan mengetahui hal-hal di atas, maka beli rumah menjadi makin aman dan kalian pun bisa terhindar dari permasalahan di masa depan.

Anda sedang membaca artikel tentang : Jual-Beli Properti Rumah di Gondokusuman Yogyakarta
Kontak :
Anda sedang ingin membeli tanah atau rumah di sekitar wilayah Propinsi DIY?…Kontak saja nomor WA di bawah ini: