Jual Properti Rumah di Jogjakarta

  • 4 min read
  • Dec 06, 2019

Keunggulan Bisnis Jual-Beli Rumah di Jogjakarta dan Kiat Beli Rumah

Mempunyai rumah sendiri adalah suatu dambaan keinginan setiap orang, terutama setiap orang dewasa yang sudah berkeluarga. Dengan punya rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Punya rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Jogjakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang berpenghasilan tinggi memang tidak masalah, tetapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja menjadi masalah besar.

Jual beli rumah di Jogjakarta tentunya dapat jadi salah satu usaha jual beli yang didambakan hampir semua orang. Hal ini berkenaan dengan lokasi Yogyakarta yang sangat ideal sehingga di masa depan punya peluang nilai jual yang bagus. Akan tetapi pastinya butuh cara khusus agar usaha yang satu ini jadi makin lancar.

Keistimewaan Bisnis Jual-Beli Rumah Jogjakarta

Secara umum, Yogya ialah salah satu area yang kian hari semakin maju. Disokong oleh objek wisata dan banyaknya perguruan tinggi, sangat banyak orang dari luar wilayah yang kenal dan datang ke Jogjakarta. Mengakibatkan, permintaan ruang di Jogjakarta pun meningkat. Kondisi ini berdampak kepada naiknya harga lahan dan properti lain. Tidak mengherankan bila di Jogja ada banyak pemilik rumah yang punya trik kilat menjual rumah.

Jogja merupakan suatu wilayah yang mempunyai sarana lengkap, dan semakin hari makin maju. Keadaan ini berhubungan dengan lokasi Jogjakarta yang potensial lantaran berbagai spot ideal untuk mendirikan usaha. Seperti Contohnya usaha losmen, hotel, mal, ruko, rumah makan atau bisnis lain.
Harga rumah di Jogjakarta semakin kompetitif. Semakin hari harga rumah maupun properti makin naik di Jogjakarta. Enggak aneh, karena keuntungan yang akan didapat di kemudian hari juga bakal mahal. Baru-baru ini aja harga rumah di Jogjakarta sudah amat mahal. Apalagi di beberapa tahun yang akan datang. Tentu untung yang akan didapatkan berkali-kali lipat. Maka, jika mempunyai rumah di Jogja, gunakan itu untuk investasi. Tapi apabila memang mau jual rumah Jogjakarta, tentu banderol yang tepat biar tak ada kerugian.

 Jual Properti Rumah di Jogjakarta

 

Trik Membeli Rumah di Jogjakarta

Bagi kamu yang pengin mempunyai aset rumah di Jogjakarta, tentu butuh suatu negosiasi jual beli. Bakal pembeli mesti tahu tips yang pas untuk punya ataupun beli rumah di Jogja supaya enggak timbul perasaan kecewa nantinya. Dibawah ini kiat yang bisa dilaksanakan:

1. Jangan grasa-grusu
Banyakin referensi dan survey dan perbandingan harga, lokasi rumah, lantaran banyak pilihan rumah yang ditawarkan di Jogjakarta. Pilih wilayah yang strategis untuk tahun-tahun yang akan datang. Kondisi ini tentu krusial sekali untuk investasi dan memperoleh keuntungan bila rumah akan dijual dikemudian hari.

2. Penjual butuh
Apabila perlu, cari penjual yang pengin jual rumahnya lantaran mendesak. Hal ini bisa sangat mengutungkan sekali lantaran Penjual butuh tentunya mematok harga yang jauh lebih ekonomis dari banderol pasar.

3. Perkirakan laba
Prediksi secara pasti laba di masa mendatang. Misalnya bila rumah akan di jual kembali di 3 thn yang akan datang dengan min laba mencapai 17%. Kalau harga di masa depan memenuhi perkiraan, maka lahan itu pastinya ideal buat aset.

4. Jangan sembarangan memilih area rumah
Posisi rumah juga amat signifikan. Rumah didekat jalan akan lebih punya potensi meningkatnya harga yang cepat di kemudian hari. Beda dengan rumah ditepi kuburan, maupun didekat SUTET. Jangan pula membeli rumah di dekat industri yang membikin sesuatu yang mudah meledak. Lokasi rumah pun wajib jauh dari area pembuangan sampah umum dan janganlah sampai membeli rumah bergerak. Sebab, poin penting penggerak harga suatu rumah ialah lokasi. Bisa digaransi, harga jual rumah akan terus meningkat bila berada di area ideal, seperti akses jalan mudah ditempuh, tidak jauh dengan mall, dan sejumlah prasarana umum. Jika kepengin beli rumah, maka mesti jeli mengecek posisinya. Kiatnya, dengan menganalisi karakteristik suatu daerah dan mengira-ngira situasinya di kemudian hari.

5. Pilih lokasi potensial
Lebih baik, pilih lokasi yang potensial, contohnya lokasi yang ada ditepi jalan. Rumah disisi jalan bakal sangat menjual. Selain harganya di masa yang akan datang bakal tinggi, sebelum rumah tak dijual bisa dibikin area yang menghasilkan uang. Seperti dengan menyewakan sebagai tempat parkir, mendirikan rumah makanan, dan lain sebagainya.

6. Periksa lokasi rumah
Pastikan bahwa area diseputar lahan adalah lokasi yang tentram. Pastikan pula bahwa area tersebut enggak berada pada area konflik.

7. Cek keoriginilan sertifikat
Keadaan ini pun amat krusial saat mau beli rumah untuk mengurangi risiko penipuan. Penjual kudu memiliki surat-surat yang komplet. Rumah tersebut harus tercatat di BPN.

8. Bikin perjanjian dengan pemilik rumah
Bila akan berlangsung transaksi, lakukan perjanjian dengan pemilik rumah. Mintalah perjanjian mengenai seputaran pembayaran. Seperti, membayar Down Payment terlebih dahulu sekian persen dengan garansi jika pelunasan akan dilakukan sehabis berkas lainnya dan surat-surat balik nama selesai.

9. Bebas sengketa
Alangkah baiknya, tidak membeli rumah berstatus perebutan warisan, masih menjadi agunan bank, berkasnya tidak komplit, dan lain sebagainya. Rumah yang kepemilikannya enggak jelas hanya bakal merugikan dan menyusahkan.
Cara buat meyakinkan rumah bebas dalam status sengketa yaitu dengan mencari tahu riwayat rumah. kamu kudu datang ke pejabat tertentu sebelum membelinya, agar mengerti riwayat rumah tersebut. Terlebih jika rumah itu nggak ada sertifikat, masih berupa girik, jangan sekal-kali Anda membuat Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengetahui riwayatnya. Walaupun bisa bikin sertifikat rumah atas nama kalian sesudah membelinya, tidak serta-merta sertifikat rumah itu tak dapat dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara bila ternyata penjual rumah bukan yang berhak menjualnya.

10. Perhatikan Biaya Pencatatan Jual Belinya
Beli rumah enggak cuma masalah berapa harga per meter persegi. Namun, perhatikan juga masalah ongkos lain seperti biaya admin dengan pihak Pejabat Pembuat Akta Rumah (PPAT), pajak, dan sebagainya. Kalau sudah seperti itu, pengurusan keabsahan kepemilikan rumah bisa kelar dengan segera.

11. Enggak Bisa Diuangkan
Rumah merupakan tipe investasi yang sifatnya enggak likuid atau tak dapat dicairkan dalam waktu yang cepat. Maka sebaiknya, rumah bukan dibuat keuangan mendadak ataupun dana utama. Sebaiknya, Anda beli rumah buat investasi yang dananya berasal dari uang tak kepakai atau duit tabungan.
Sedang apabila uang terbatas, maka dapat beli rumah yang tidak memiliki prospek pengembangan saat ini, atau dengan kata lain, tarifnya masih terbilang murah. Tetapi, di masa yang akan datang, rumah itu akan bergerak naik dan Anda pun jadi laba.

12. Bebas Penggusuran
Disisi lain, pastikan juga agar tidak membeli rumah punya negara ataupun rumah yang berada didalam perencanaan pengembangan pemerintah. Karena, rumah itu mempunyai resiko jadi target penggusuran. Sekarang ini, punya sertifikat rumah tak menjadi garansi rumah bebas penggusuran.
Berdasar UU No dua thn 2012 mengenai Pengadaan Rumah bagi infrastruktur bagi layanan publik Pasal 5, pihak yang wajib merelakan rumahnya ketika pelaksanaan penyediaan rumah buat layanan Umum, sesudah diberi ganti rugi berdasarkan ketetapan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum.
Dengan mengerti poin di atas, maka beli rumah menjadi lebih lancar dan kalian pun bisa bebas dari persoalan di kemudian hari.

Anda sedang membaca artikel tentang : Jual Properti Rumah di Jogjakarta
Kontak :
Anda sedang mencari tanah atau rumah di seputaran area Propinsi DIY?…Kontak saja no WA di bawah ini: