Peluang Menjanjikan Usaha Jual Beli Properti Tanah di Cangkringan Sleman

Posted on 0 views

Prospek Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja

Saat ini ada banyak jenis usaha yang bisa dilakukan di Yogya, salah satu diantaranya adalah usaha jual beli tanah. Bisnis jual beli tanah dianggap sebagai salah satu bisnis yang menjanjikan karena daerah Yogya merupakan salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia yang terus berkembang secara pesat. Selain itu Yogyakarta juga dikenal sebagai kota pelajar yang setiap tahun menjadi tujuan pendatang dari luar daerah untuk belajar.

Kelebihan Usaha Jual Beli Tanah Jogja

Secara garis besar, Yogya adalah salah satu wilayah yang kian waktu semakin berkembang. Disokong oleh objek wisata dan beragamnya universitas, banyak sekali masyarakat dari wilayah lain yang tahu dan mendatangi Yogyakarta. Akibatnya permintaan lahan di Jogja juga naik. Kondisi ini mempengaruhi naiknya harga tanah dan properti lain. Enggak mengherankan kalau di Jogja ada banyak pemilik tanah yang punya cara cepat menjual tanah.

Yogyakarta merupakan sebuah kota besar yang memiliki fasilitas komplet, dan semakin waktu semakin berkembang pesat. Kondisi ini berhubungan dengan lokasi Jogja yang strategis lantaran banyaknya lokasi strategis buat membangun usaha. Contohnya usaha hotel, mal, pertokoan, rumah makan, motel ataupun usaha lain.

Banderol tanah di Yogya semakin tinggi. Kian hari harga properti maupun tanah semakin bertambah mahal di Yogyakarta. Tak heran, lantaran keuntungan yang bakal didapat di jangka panjang juga akan tinggi. Saat ini saja banderol tanah di Jogja sudah amat mahal. Apalagi di beberapa tahun berikutnya. Tentu keuntungan yang bakal didapatkan berlipat ganda. Maka, jika mempunyai tanah di Yogyakarta, pergunakan itu untuk investasi. Tetapi apabila memang kepengin jual tanah Yogya, tentu harga yang pas biar tidak ada kerugian.

jual beli tanah jogja

Trik Membeli tanah di Jogjakarta

Buat kamu yang berencana mempunyai investasi tanah di Jogja, tentunya butuh suatu pembicaraan jual beli. Bakal calon pembeli harus mengetahui kiat yang tepat untuk punya ataupun beli tanah di Jogja biar tidak ada penyesalan dikemudian hari. Berikut ini trik yang dapat dikerjakan:

1. Tak Boleh Tergesa-gesa

Perbanyak referensi dan teliti serta bandingkan harga, area tanah, karena banyak sekali referensi tanah yang ditawarkan di Jogja. Pilih area yang potensial untuk tahun-tahun kedepan. Keadaan ini pastinya krusial sekali untuk investasi dan mendapatkan keuntungan jika tanah bakal dijual dimasa depan.

2. Jangan Membeli Tanah Kavling

Kavling ialah tanah yang telah diolah oleh developer perumahan. Pada Umumnya kavling telah ditetapkan banderol tinggi oleh developer. Bila memang kepengin beli lahan buat investasi, beli saja lahan yang masih utuh. Janganlah sekali-kali membeli tanah kavling, karena kurang untung. Lain ceritanya bila memang ingin beli buat dibangun bangunan.

3. Jual Buru-buru Karena Butuh

Apabila perlu, carilah penjual yang ingin menjual tanahnya lantaran mendesak. Kondisi ini akan menguntungkan sebab Jual butuh pasti menawarkan banderol yang jauh lebih ekonomis dari harga umumnya.

4. Estimasi Untung

Estimasi secara pasti untung di masa yang akan datang. Contohnya jika tanah akan dijual di 3 tahun mendatang dengan minimal laba mencapai 17 persen. Apabila harga di masa depan memenuhi target, maka tanah tersebut pastinya potensial di jadikan investasi.

5. Janganlah Sekali-kali Asal-asalan Memilih Posisi Tanah

Lokasi tanah juga amat krusial. Tanah di sisi jalan besar akan lebih punya potensi kenaikan harga yang bagus di kemudian hari. Beda dengan tanah di depan sungai, atau di dekat menara SUTET. Jangan pula beli tanah di dekat pabrik yang membuat produk yang gampang terbakar. Area tanah juga mesti jauh dari area pembuangan sampah umum dan jangan sampai membeli tanah bergerak untuk dibangun tempat tinggal diatasnya. Sebab, salah satu poin penggerak harga suatu tanah adalah posisi. Dapat dipastikan, harga jual tanah akan naik jika ada di area strategis, contoh jalan mudah ditempuh, dekat dari mall, dan beberapa prasarana sosial. Bila kepengin beli tanah, anda wajib teliti mengecek lokasinya. Caranya, dengan memahami karakter sebuah daerah dan memperkirakan situasinya di masa depan.

6. Pilihlah Lokasi Potensial

Lebih baik, pilih lokasi yang strategis, seperti wilayah yang berada di sisi jalan utama. Tanah di sisi jalan akan lebih potensial. Selain harganya di masa mendatang bakal meningkat, sebelum tanah tidak di jual bisa dibikin wilayah yang mendatangkan uang. Misalnya dengan menyewakan sebagai lahan parkir, membangun rumah makanan, dan lain sebagainya.

7. Cek Area Tanah

Pastikan jika lokasi di sekitar lahan ialah wilayah yang aman. Pastikan pula bahwa lokasi itu enggak ada di wilayah konflik.

8. Periksa Keabsahan Sertifikat

Keadaan ini juga amat krusial sebelum membeli tanah untuk meminimalisir resiko penipuan. Pastikan penjual memiliki berkas yang komplet. Pastikan juga tanah itu teregistrasi di Badan Partanahan Nasional.

9. Bikin Perjanjian Dengan Pemilik Tanah

Bila bakal dilangsungkan pembicaraan, lakukan kesepakatan dengan penjual. Mintalah kesepakatan tentang seputar transaksi. Contohnya, membayar DP terlebih dahulu seberapa banyak dengan garansi kalau pelunasan bakal dibayarkan sehabis berkas lainnya dan dokumen balik nama selesai.

10. Tidak Dalam Masalah Sengketa

Alangkah baiknya, enggak membeli tanah berstatus sengketa warisan, masih jadi jaminan bank, dokumennya tak lengkap, dan lain sebagainya. Tanah yang pemiliknya tidak pasti cuma akan menyusahkan dan merugikan.
Cara untuk meyakinkan tanah bebas dalam sengketa yaitu dengan mengetahui histori tanah. Pastikan kamu datang kepada pejabat sekitar sebelum beli tanah, biar mengetahui sejarah tanah itu. Terlebih lagi kalau tanah tersebut nggak bersertifikat, masih berupa girik, jangan coba-coba kamu membikin Akta Jual Beli sebelum mengetahui sejarahnya. Sekalipun dapat membuat sertifikat atas nama Anda setelah membelinya, tidak serta-merta akat tanah itu enggak dapat dibatalkan di Pengadilan Tata Usaha Negara bila ternyata penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

jual beli rumah di jogja

11. Perhatikan Biaya Pengurusan Jual Belinya

Membeli tanah bukan cuma masalah berapa biaya per meter persegi. Akan tetapi, perhatikan juga faktor ongkos yang lainnya seperti biaya pencatatan dengan bagian notaris, pajak, dan sebagainya. Kalau sudah seperti itu, pembikinan keabsahan kepemilikan tanah dapat selesai dengan segera.

12. Tak Bisa Diuangkan

Tanah ialah jenis investasi yang bersifat tak likuid atau tidak dapat dicairkan dalam jangka waktu singkat. Maka alangkah baiknya, tanah enggak dibuat keuangan mendadak maupun keuangan utama. Tapi sebaiknya, kalian membeli tanah buat investasi yang berasal dari modal enggak terpakai atau tabungan masa depan.
Sementara bila modal terbatas, maka bisa beli tanah yang tidak ada prospek pembangunan saat ini, maupun dengan kata lain, tarifnya masih tergolong murah. Akan tetapi, di kemudian hari, tanah tersebut akan beranjak tinggi dan Anda pun jadi laba.

13. Bebas Penggusuran

Selain itu, mesti dipastikan untuk tak beli tanah punya pemerintah maupun tanah yang berada dalam perencanaan pengembangan negara. Karena, tanah ini berisiko jadi tujuan penggusuran. Saat ini, mempunyai akta tanah tak jadi jaminan tanah bebas penggusuran.
Berdasar Undang-Undang nomor dua Tahun 2012 mengenai penyediaan Tanah untuk Pembangunan buat layanan publik psl lima, pihak yang wajib memberikan tanahnya tatkala pelaksanaan Pengadaan tanah buat layanan publik, seusai diberikan ganti rugi menurut putusan pengadilan yang sudah memiliki kepastian hukum.
Dengan mengerti hal-hal di atas, maka membeli tanah jadi lebih cepat dan kamu pun bakal bebas dari persoalan di kemudian hari.

Anda lagi ingin investasi tanah atau rumah di sekitar wilayah Yogyakarta?…Hubungi no WA di bawah ini: