Info Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman

  • 4 min read
  • Feb 10, 2020

Keunggulan Usaha Jual Beli Rumah di Cangkringan Sleman dan Cara Beli Rumah

Memiliki rumah sendiri adalah suatu dambaan keinginan setiap orang, terutama tiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan punya rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Mempunyai rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Cangkringan Sleman memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang kaya memang tidak masalah, tetapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual-beli rumah di Cangkringan Sleman tentu dapat jadi suatu usaha dagang yang diimpikan semua orang. Kondisi ini berkaitan dengan area Yogyakarta yang sangat ideal sehingga di waktu mendatang mempunyai peluang nilai jual yang tinggi. Tapi pastinya dibutuhkan tips khusus agar usaha yang satu ini jadi semakin berkembang.

Keuntungan Usaha Jual Beli Rumah Cangkringan Sleman

Secara umum, Jogja adalah suatu lokasi yang kian hari makin berkembang pesat. Didukung oleh objek wisata dan banyaknya perguruan tinggi, banyak sekali masyarakat dari daerah lain yang mengenal dan mendatangi Jogjakarta. Akibatnya, kebutuhan ruang di Jogjakarta pun naik. Hal ini berdampak kepada naiknya harga rumah dan properti yang lain. Tidak mengherankan bila di Jogjakarta ada banyak pemilik rumah yang mempunyai kiat cepat menawarkan rumah.

Jogjakarta merupakan sebuah area yang memiliki sarana komplet, dan semakin hari kian maju. Kondisi ini berkenaan dengan lokasi Jogjakarta yang potensial lantaran banyaknya spot ideal untuk mengembangkan bisnis. Contohnya usaha mal, ruko, rumah makan, penginapan, hotel atau bisnis yang lain.
Banderol rumah di Jogja semakin kompetitif. Kian hari harga rumah ataupun properti kian tinggi di Jogja. Tak mengherankan, lantaran keuntungan yang bakal didapatkan di kemudian hari juga akan tinggi. Baru-baru ini aja harga rumah di Jogja sudah sangat mahal. Terlebih lagi di beberapa tahun yang akan datang. Pastinya hasil yang bakal diperoleh berlipat ganda. Maka, kalau memiliki rumah di Jogja, gunakan itu untuk aset. Tapi kalau memang pengin jual rumah Jogjakarta, tentunya banderol yang sesuai supaya tak ada kerugian.

Info Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman

 

Trik Beli Rumah di Jogja

Untuk Anda yang berencana mempunyai investasi rumah di Jogjakarta, tentunya dibutuhkan satu pembicaraan jual beli. Calon pembeli harus tahu tips yang tepat untuk mempunyai atau beli rumah di Jogjakarta supaya enggak ada penyesalan kedepannya. Berikut trik yang dapat dilaksanakan:

1. Tak Boleh grasa-grusu
Perbanyak referensi dan survey dan bandingkan harga, lokasi rumah, karena banyak sekali pilihan rumah yang di jual di Jogjakarta. Pilihlah area yang potensial untuk beberapa tahun yang akan datang. Kondisi ini pastinya krusial buat invest dan memperoleh untung apabila rumah bakal dijual nantinya.

2. Penjual butuh
Kalau perlu, cari saja penjual yang ingin jual lahannya karena butuh. Kondisi ini bisa menguntungkan karena Jual buru-buru karena butuh tentu menawarkan banderol yang jauh lebih ekonomis dari banderol pasar.

3. Estimasi laba
Perkirakan dengan pasti keuntungan di waktu mendatang. Contohnya kalau rumah ingin di jual lagi di 3 tahun yang akan datang dengan minimum untung hingga 17%. Bila harga di waktu mendatang memenuhi harapan, maka lahan tersebut tentunya potensial di jadikan aset.

4. Jangan asal-asalan memilih lokasi rumah
Area rumah juga benar-benar signifikan. Rumah didepan jalan raya bakal lebih punya potensi meningkatnya harga yang tinggi di masa depan. Berbeda dengan rumah didepan kali, maupun dibawah SUTET. Hindari membeli rumah di area pabrik yang memproduksi bahan-bahan yang gampang terbakar. Posisi rumah pun mesti jauh dari posisi pembuangan sampah dan janganlah sampai beli rumah gampang longsor. Sebab, salah satu poin penggerak harga sebuah rumah ialah posisi. Dapat digaransi, harga jual rumah terus meningkat bila berada di lokasi strategis, contoh rute gampang ditempuh, tidak jauh dari pasar, dan berbagai fasilitas sosial. Kalau mau membeli rumah, maka harus jeli mengecek posisinya. Caranya, dengan mempelajari karakter suatu kawasan dan memprediksi keadaannya di kemudian hari.

5. Pilih wilayah strategis
Lebih baik, pilih area yang potensial, contohnya lokasi yang ada didekat jalan raya. Rumah disisi jalan bakal lebih potensial. Selain harganya di kemudian hari akan meningkat, sebelum rumah enggak dijual dapat dijadikan area yang mendatangkan untung. Contohnya dengan menyewakan sebagai tempat parkir, membangun warung makanan, dan lain-lain.

6. Teliti lokasi rumah
Pastikan kalau area diseputar lahan adalah lokasi yang tentram. Pastikan pula jika lokasi tersebut tidak terletak pada wilayah berbahaya.

7. Cek keabsahan sertifikat
Kondisi ini pun amat krusial sebelum beli rumah untuk mengurangi resiko penipuan. Pastikan penjual memiliki berkas yang komplet. Pastikan juga lahan itu terdaftar di Badan Parrumahan Nasional.

8. Bikin perjanjian dengan pemilik rumah
Jika akan dilangsungkan pembicaraan, lakukan kesepakatan dengan penjual. Mintalah perjanjian mengenai seputaran transaksi. Seperti, menyerahkan DP terlebih dulu sekian persen dengan jaminan bahwa pelunasan akan dibayar sesudah dokumen lain dan surat-surat balik nama rampung.

9. Tidak sedang dalam sengketa
Sebaiknya, enggak membeli rumah berstatus sengketa warisan, masih jadi agunan bank, surat-suratnya enggak lengkap, dan lain sebagainya. Rumah yang hak miliknya tak pasti hanya akan merugikan dan menyusahkan.
Kiat buat meyakinkan rumah bebas dalam sengketa yaitu dengan mencari tahu sejarah rumah. Pastikan Anda datang kepada pejabat sekitar sebelum membeli rumah, agar mengetahui sejarah rumah tersebut. Terlebih lagi jika rumah tersebut nggak bersertifikat, masih berwujud girik, jangan coba-coba Anda membuat Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengetahui historinya. Sekalipun berhasil membikin sertifikat atas nama kalian setelah membelinya, tak terus akat rumah itu enggak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila ternyata pihak penjual rumah bukan yang memiliki rumah.

10. Teliti Ongkos Pengurusan Jual Belinya
Membeli rumah tidak sekedar persoalan berapa harga permeter persegi. Namun, cek juga masalah biaya yang lainnya contohnya biaya pencatatan dengan lembaga notaris, perpajakan, dan lain-lain. Dengan begitu, pembuatan sertifikat kepemilikan rumah akan selesai dengan segera.

11. Tidak Likuid
Rumah adalah moel investasi bersifat enggak likuid atau tidak bisa dicairkan dalam waktu yang cepat. Maka lebih baik, rumah tidak dibuat keuangan mendadak atau keuangan utama. Tapi sebaiknya, Anda beli rumah buat invest yang dananya berasal dari dana enggak terpakai ataupun tabungan masa depan.
Sedangkan apabila tabungan mepet, maka bisa beli rumah yang belum mempunyai prospek pembangunan saat ini, atau dengan kata lain, harganya masih sangat ekonomis. Tapi, di masa depan, rumah tersebut akan merangkak naik dan kamu pun menjadi profit.

12. Tidak ada gusuran
Selain itu, pastikan juga supaya tak beli rumah milik pemerintah maupun rumah yang termasuk dalam peta rencana pembangunan pemerintah. Lantaran, rumah ini berisiko jadi tujuan pembebasan lahan. Dewasa ini, memiliki akta rumah tidak jadi garansi rumah bebas penggusuran.
Berdasar Undang-Undang Nomer 2 thn 2012 tentang Pengadaan Rumah bagi Pembangunan bagi Kepentingan sosial Pasal 5, pihak yang berhak merelakan lahannya saat pelaksanaan Pengadaan rumah bagi layanan Umum, sesudah ada ganti rugi berdasar keputusan pengadilan yang telah memiliki ketetapan hukum.
Dengan mengerti hal-hal tadi, maka beli rumah jadi lebih lancar dan Anda pun bakal terhindar dari persoalan di masa yang akan datang.

Anda sedang membaca artikel tentang : Info Jual-Beli Rumah di Cangkringan Sleman
Kontak :
Anda sedang ingin beli tanah atau rumah di seputaran area Propinsi DIY?…Hubungi nomor WA di bawah ini: