Info Jual Properti Tanah di Sleman

  • 4 min read
  • May 26, 2020

Keuntungan Usaha Jual Beli Tanah di Jogja dan Cara Membeli Tanah

Jual-beli tanah di Jogja tentu bisa jadi salah satu usaha jual beli yang diidamkan hampir semua orang. Keadaan ini berkaitan dengan lokasi Yogyakarta yang benar-benar ideal sehingga di masa depan punya prospek harga jual yang baik. Tetapi tentu saja dibutuhkan cara jitu biar usaha jual-beli tanah menjadi makin berkembang.

Keunggulan Usaha Jual Tanah Jogja

Secara garis besar, Jogjakarta ialah salah satu wilayah yang kian hari semakin maju. Disokong oleh objek wisata dan banyaknya sekolah tinggi, sangat banyak penduduk dari luar kawasan yang kenal dan mendatangi Jogja. Akibatnya, permintaan tempat di Jogja pun meningkat. Keadaan ini mempengaruhi meningkatnya banderol tanah dan properti lain. Tidak aneh bila di Jogja ada sebagian besar pemilik tanah yang memiliki tips cepat menawarkan tanah.

Jogjakarta adalah salah satu area yang memiliki fasilitas lengkap, dan kian hari kian ramai. Kondisi ini berkaitan dengan lokasi Jogja yang ideal karena banyaknya tempat strategis untuk mengembangkan usaha. Contohnya bisnis penginapan, hotel, mal, ruko, rumah makan ataupun usaha lain.
Banderol tanah di Jogjakarta semakin bersaing. Makin hari harga tanah maupun properti makin mahal di Jogjakarta. Tidak heran, lantaran untung yang bakal didapatkan di kemudian hari juga bakal tinggi. Saat ini saja harga tanah di Jogja udah sangat mahal. Terlebih di beberapa tahun yang akan datang. Pasti keuntungan yang akan didapat berlipat ganda. Maka, apabila punya tanah di Jogjakarta, gunakan itu untuk investasi. Tetapi apabila memang kepengin jual tanah Jogjakarta, tentu banderol yang sesuai biar tidak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Kiat Membeli tanah di Jogjakarta

Bagi Anda yang kepengin memiliki investasi tanah di Jogja, tentunya dibutuhkan satu pembicaraan jual beli. Bakal pembeli kudu tahu tips yang tepat untuk punya maupun beli tanah di Jogja biar tidak muncul perasaan kecewa dikemudian hari. Berikut ini trik yang bisa dilakukan:

1. Tak Boleh grasa-grusu
Banyakin referensi dan survey dan perbandingan harga, lokasi tanah, karena banyak sekali pilihan tanah yang di jual di Jogjakarta. Carilah area yang potensial untuk beberapa tahun yang akan datang. Keadaan ini pasti penting untuk investasi dan memperoleh untung jika tanah akan dijual dikemudian hari.

2. Jangan membeli kavling
Tanah kavling merupakan tanah yang sudah diatur. Umumnya tanah kavling sudah dipatok harga tinggi oleh pengembang. Kalau memang ingin membeli tanah untuk aset, belilah tanah yang asli. Jangan membeli tanah kavling, karena tak cukup menguntungkan. Kecuali apabila memang pengin beli buat didirikan bangunan rumah.

3. Penjual buru-buru karena butuh
Kalau ada, cari penjual yang kepengin jual lahannya karena mendesak. Keadaan ini bisa sangat menguntungkan karena Penjual buru-buru karena butuh tentu menawarkan harga yang lebih murah dari harga biasanya.

4. Estimasi keuntungan
Estimasi dengan pasti untung di masa mendatang. Seperti bila tanah ingin di jual kembali di 3 thn yang akan datang dengan minimal keuntungan hingga 17%. Bila harga di masa depan sesuai harapan, maka lahan tersebut pastinya ideal di jadikan investasi.

5. Jangan asal memilih lokasi tanah
Posisi tanah juga benar-benar signifikan. Tanah didekat jalan besar pasti lebih punya peluang kenaikan harga yang cepat di waktu mendatang. Beda dengan tanah didekat sungai, atau dibawah menara SUTET. Hindari beli tanah di kawasan industri yang memproduksi produk yang gampang terbakar. Lokasi tanah pun harus jauh dari posisi pembuangan sampah umum dan janganlah sekali-kali sampai membeli tanah bergerak untuk dibikin bangunan rumah di atasnya. Karena, salah satu poin penggerak harga sebuah tanah yaitu lokasi. Bisa dipastikan, harga jual tanah akan bertambah apabila berada di posisi strategis, misal jalan mudah ditempuh, dekat dari pusat perbelanjaan, dan sejumlah fasilitas publik. Kalau kepengin membeli tanah, maka harus cermat memperhatikan areanya. Kiatnya, dengan mempelajari karakteristik sebuah wilayah dan mengira-ngira kondisinya di waktu mendatang.

6. Pilih lokasi ideal
Sebaiknya, pilihlah lokasi yang strategis, misalnya wilayah yang terletak didepan jalan raya. Tanah ditepi jalan besar bakal lebih menjual. Selain harganya di kemudian hari bakal mahal, selama tanah tidak dijual bisa dibikin area yang menghasilkan uang. Seperti dengan menyewakan untuk tempat parkir, membangun warung, dan lain sebagainya.

7. Periksa teritorial tanah
Pastikan jika lokasi diseputar tanah yaitu lokasi yang tentram. Pastikan pula bahwa lokasi tersebut tidak terletak pada wilayah konflik.

8. Teliti keabsahan sertifikat
Kondisi ini pun amat penting sebelum beli tanah untuk mengurangi resiko penipuan. Pastikan penjual punya dokumen yang komplit. Pastikan pula tanah tersebut terdaftar di Badan Partanahan Nasional.

9. Bikin perjanjian dengan pemilik tanah
Kalau akan dilangsungkan transaksi, bikin kesepakatan dengan penjual. Mintalah perjanjian umum seputar pembayaran. Contohnya, menyerahkan uang muka terlebih dulu sekian persen dengan jaminan bahwa pelunasan akan dilakukan setelah surat-surat yang lain dan surat-surat balik nama selesai.

10. Tidak sedang dalam sengketa
Alangkah baiknya, enggak membeli tanah dengan status rebutan warisan, dalam jaminan bank, dokumennya enggak komplit, dan lain-lain. Tanah yang hak miliknya tak terang cuma bakal merugikan dan menyusahkan.
Tips buat mengetahui tanah bebas sengketa adalah dengan mengetahui riwayat tanah. Anda harus tanya pada lembaga tertentu sebelum beli tanah, agar mengerti riwayat tanah tersebut. Terlebih lagi apabila tanah itu tidak mempunyai sertifikat, masih berwujud girik, jangan sekal-kali kamu membikin Akta Jual Beli sebelum tahu asal-usulnya. Sekalipun berhasil membikin sertifikat tanah atas nama kamu seusai membelinya, tidak terus akat tanah itu tidak bisa dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila ternyata pihak penjual tanah bukan yang mempunyai tanah.

11. Teliti Biaya Pengurusan Jual Belinya
Membeli tanah tidak cuma masalah berapa harga permeter nya. Tapi, teliti juga poin biaya lain seperti ongkos admin dengan lembaga Pejabat Pembuat Akta Tanah, pajak, dan lain-lain. Jika sudah begitu, pembuatan keabsahan kepemilikan tanah dapat selesai dengan cepat.

12. Enggak Bisa Diuangkan
Tanah adalah moel investasi bersifat tak likuid atau enggak dapat dicairkan dalam waktu singkat. Maka alangkah baiknya, tanah enggak dibuat keuangan mendadak atau keuangan utama. Tapi sebaiknya, kalian beli tanah untuk investasi yang dananya berasal dari modal tidak terpakai atau tabungan masa depan.
Sedangkan jika uang sedikit, maka dapat beli tanah yang belum ada potensi pengembangan sekarang ini, ataupun dengan kata lain, banderolnya masih tergolong murah. Akan tetapi, di waktu yang akan datang, tanah tersebut bakal merangkak naik dan Anda pun jadi profit.

13. Tidak ada gusuran
Disamping itu, pastikan juga agar tidak beli tanah milik pemerintah atau tanah yang berada didalam palnning pengembangan pemerintah. Karena, tanah itu berisiko menjadi tujuan pembebasan lahan. Saat ini, punya akta tanah tidak jadi patokan tanah bebas dari penggusuran.
Berdasar UU Nomer 2 thn 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan untuk layanan Umum psl 5, pihak yang berhak melepaskan lahannya ketika pelaksanaan penyediaan tanah buat pelayanan sosial, setelah ada ganti rugi berdasar putusan pengadilan yang sudah mempunyai kepastian hukum.
Dengan mengerti hal-hal di atas, maka pembelian tanah menjadi kian aman dan kalian pun akan terbebas dari persoalan di kemudian hari.

Iklan :
Anda lagi ingin beli tanah atau rumah di seputaran wilayah Yogya?…Hubungi saja nomer WA di bawah ini: