Info Terbaru Jual Beli Rumah di Kota Jogjakarta

  • 4 min read
  • May 16, 2020

Keuntungan Bisnis Jual Beli Rumah di Kota Jogjakarta dan Trik Membeli Rumah

Memiliki rumah sendiri merupakan suatu dambaan keinginan setiap orang, lebih-lebih setiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan mempunyai rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Mempunyai rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Yogya memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang kaya memang bukan masalah, tetapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja jadi masalah besar.

Jual beli rumah di Kota Jogjakarta pastinya dapat jadi sebuah bisnis perdagangan yang diidamkan hampir setiap orang. Kondisi ini berkenaan dengan area Jogja yang sangat ideal sehingga di masa depan memiliki peluang harga jual yang bagus. Tetapi tentu saja dibutuhkan cara tertentu supaya bisnis ini jadi lebih lancar.

Keistimewaan Bisnis Jual Beli Rumah Kota Jogjakarta

Secara garis besar, Yogyakarta ialah salah satu kota besar yang semakin waktu makin berkembang. Disokong oleh basis wisata dan beragamnya kampus, banyak sekali orang dari luar daerah yang kenal dan berkunjung ke Jogja. Akibatnya, kebutuhan ruang di Jogja juga tinggi. Keadaan ini berdampak pada naiknya banderol lahan dan properti lain. Tak aneh apabila di Jogjakarta ada banyak pemilik rumah yang mempunyai cara tepat menawarkan rumah.

Jogja adalah salah satu wilayah yang memiliki prasarana komplit, dan semakin hari semakin bertambah ramai. Hal ini berhubungan dengan area Jogja yang potensial lantaran beragam lokasi potensial untuk mengembangkan usaha. Misalnya usaha hotel, mal, pertokoan, makanan, losmen maupun bisnis lain.
Harga rumah di Jogjakarta sangat kompetitif. Makin hari banderol rumah atau properti makin tinggi di Jogjakarta. Tidak heran, lantaran untung yang akan diperoleh di jangka panjang juga akan mahal. Sekarang ini saja banderol rumah di Jogja udah amat tinggi. Terlebih lagi di tahun-tahun kedepan. Pastinya keuntungan yang bisa diperoleh berkali lipat. Maka, apabila punya rumah di Jogjakarta, pergunakan itu untuk investasi. Akan tetapi kalau memang pengin jual rumah Jogjakarta, tentu harga yang pas biar enggak rugi.

Info Terbaru Jual Beli Rumah di Kota Jogjakarta

 

Cara Membeli Rumah di Jogjakarta

Buat Anda yang kepengin mempunyai investasi rumah di Jogja, tentu diperlukan sebuah negosiasi jual beli. Calon pembeli kudu memahami kiat yang tepat untuk punya maupun beli rumah di Jogja biar tidak ada penyesalan kedepannya. Dibawah ini kiat yang bisa dilaksanakan:

1. Jangan terburu-buru
Perbanyak pilihan dan survey dan perbandingan harga, lokasi rumah, karena banyak sekali pilihan rumah yang di jual di Jogjakarta. Pilih area yang ideal untuk tahun-tahun yang akan datang. Hal ini tentu krusial untuk investasi dan memperoleh untung bila rumah bakal dijual dikemudian hari.

2. Jual butuh
Jika memungkinkan, cari saja penjual yang mau jual rumahnya karena butuh. Kondisi ini akan sangat mengutungkan sekali karena Penjual buru-buru karena butuh tentu memasang harga yang lebih ekonomis dari banderol biasa.

3. Prediksi untung
Prediksi secara pasti untung di masa depan. Contohnya jika rumah ingin dijual di tahun tahun kedepan dengan minimum untung hingga 17 %. Jika harga di waktu mendatang sesuai harapan, maka lahan itu pasti cocok buat investasi.

4. Janganlah sekali-kali asal memilih posisi rumah
Posisi rumah pun betul-betul signifikan. Rumah ditepi jalan utama bakal lebih mempunyai kesempatan meningkatnya harga yang baik di waktu yang akan datang. Berbeda dengan rumah ditepi kali, maupun disisi menara SUTET. Jangan juga membeli rumah di dekat pabrik yang memproduksi bahan-bahan yang mudah meledak. Lokasi rumah pun kudu jauh dari posisi pembuangan sampah umum dan jangan sampai beli rumah bergerak. Sebab, poin utama penggerak nilai sebuah rumah adalah lokasi. Dapat digaransi, harga jual rumah terus naik kalau ada di lokasi strategis, seperti akses jalan mudah ditempuh, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan berbagai sarana sosial. Jika ingin membeli rumah, maka harus cermat melihat posisinya. Caranya, dengan memahami karakter sebuah daerah dan mengira-ngira situasinya di kemudian hari.

5. Pilihlah lokasi strategis
Sebaiknya, pilihlah area yang ideal, seperti lokasi yang berada didepan jalan. Rumah didepan jalan bakal lebih menjual. Selain harganya di masa depan bakal tinggi, selama rumah enggak di jual dapat dijadikan area yang mendatangkan uang. Misalnya dengan menyewakan sebagai lahan parkir, mendirikan warung, dan lain sebagainya.

6. Teliti area rumah
Pastikan jika lokasi disekeliling lahan adalah lokasi yang aman. Pastikan juga jika area tersebut tak ada pada wilayah konflik.

7. Teliti keoriginilan sertifikat
Hal ini juga sangat krusial ketika ingin beli rumah untuk menghindari resiko penipuan. Penjual wajib mempunyai berkas yang komplit. Pastikan pula rumah tersebut terdaftar di BPN.

8. Lakukan perjanjian dengan pemilik rumah
Apabila bakal dilakukan pembicaraan, buat perjanjian dengan penjual. Mintalah kesepakatan tentang sekitar pembayaran. Seperti, memberikan DP terlebih dahulu berapa persen dengan garansi bahwa pelunasan bakal dibayar sesudah surat-surat lainnya dan surat-surat balik nama rampung.

9. Bebas masalah sengketa
Sebaiknya, tidak membeli rumah dengan status rebutan warisan, dalam agunan bank, berkasnya tak komplit, dan lain sebagainya. Rumah yang hak miliknya enggak jelas cuma bakal menyusahkan dan merugikan.
Kiat buat mengetahui rumah tidak sengketa yaitu dengan mengetahui histori rumah. Pastikan kalian datang ke aparat tertentu sebelum beli rumah, agar mengetahui riwayat rumah tersebut. Terlebih kalau rumah itu tidak bersertifikat, masih berupa surat girik, jangan pernah kalian membikin Akta Jual Beli sebelum tahu sejarahnya. Meskipun dapat membuat sertifikat rumah atas nama kalian sesudah membelinya, tak terus sertifikat rumah itu tak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kalau nyatanya pihak penjual rumah bukan yang berhak menjualnya.

10. Teliti Ongkos Pengurusan Jual Belinya
Beli rumah enggak hanya perkara berapa biaya permeter persegi. Namun, cek juga poin ongkos lainnya seperti ongkos admin dengan pihak Pejabat Pembuat Akta Rumah, perpajakan, dan sebagainya. Dengan begitu, pengurusan keabsahan kepemilikan rumah bisa kelar dengan cepat.

11. Tak Likuid
Rumah merupakan moel investasi bersifat tidak likuid atau tidak dapat dicairkan didalam jangka waktu singkat. Jadi lebih baik, rumah enggak dibuat keuangan mendesak maupun keuangan pokok. Tapi sebaiknya, kalian beli rumah untuk investasi yang dananya berasal dari dana tak kepakai ataupun duit tabungan.
Sedangkan jika tabungan sedikit, maka dapat beli rumah yang belum ada potensi pengembangan sekarang ini, ataupun bisa diilang, banderolnya masih terbilang ekonomis. Namun, di masa mendatang, rumah tersebut bakal beranjak naik dan kamu pun menjadi laba.

12. Tidak ada gusuran
Selain itu, mestis dipastikan agar enggak beli rumah punya negara ataupun rumah yang berada ke dalam perencanaan pengembangan pemerintah. Lantaran, rumah ini mempunyai risiko menjadi target penggusuran. Dewasa ini, memiliki akta rumah enggak jadi jaminan rumah bebas penggusuran.
Berdasar UU No 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Rumah untuk infrastruktur untuk pelayanan publik Pasal 5, pihak yang wajib merelakan rumahnya tatkala melakukan Pengadaan rumah bagi pelayanan sosial, setelah diberikan ganti rugi berdasar keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum.
Dengan mengerti poin di atas, maka beli rumah menjadi makin lancar dan kamu pun bakal terbebas dari permasalahan di waktu mendatang.

Anda sedang membaca artikel tentang : Info Terbaru Jual Beli Rumah di Kota Jogjakarta
Kontak :
Anda lagi mencari tanah atau rumah di seputaran wilayah DIY?…Hubungi nomer WA di bawah ini: