Info Terbaru Jual-Beli Tanah dan Rumah di Pakualaman Yogyakarta

  • 4 min read
  • Oct 07, 2019

Keunggulan Usaha Jual-Beli Tanah di Jogja dan Trik Beli Tanah

Jual-beli tanah di Jogja tentunya bisa menjadi salah satu bisnis dagang yang diidamkan hampir semua orang. Hal ini berkenaan dengan lokasi Jogja yang betul-betul ideal sehingga di masa depan punya kans harga jual yang baik. Akan tetapi tentu saja diperlukan trik khusus biar bisnis ini menjadi semakin maju.

Keistimewaan Usaha Jual Tanah Jogja

Secara garis besar, Jogja ialah salah satu area yang makin hari kian maju. Disokong oleh basis wisata dan banyaknya kampus, sangat banyak masyarakat dari luar wilayah yang kenal dan mengunjungi Jogjakarta. Akibatnya, permintaan ruang di Jogjakarta juga meningkat. Keadaan ini berefek kepada naiknya banderol tanah dan properti yang lain. Tak aneh apabila di Jogja ada sebagian besar pemilik tanah yang memiliki trik cepat memasarkan tanah.

Jogjakarta adalah satu area yang mempunyai sarana lengkap, dan kian waktu kian maju. Kondisi ini berkenaan dengan wilayah Jogjakarta yang strategis lantaran beragam tempat potensial untuk mendirikan usaha. Seperti bisnis penginapan, hotel, mal, pertokoan, restoran maupun bisnis lainnya.
Banderol tanah di Jogjakarta makin tinggi. Kian hari harga tanah atau properti kian naik di Jogjakarta. Tak mengherankan, karena keuntungan yang bakal didapatkan di jangka panjang juga akan tinggi. Baru-baru ini aja banderol tanah di Jogja sudah amat tinggi. Apalagi di beberapa tahun berikutnya. Pasti untung yang bisa didapat berlipat ganda. Maka, jika mempunyai tanah di Jogjakarta, pakai itu untuk investasi. Akan tetapi bila memang pengin jual tanah Jogjakarta, tentunya banderol yang tepat agar tak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Kiat Beli tanah di Jogjakarta

Untuk Anda yang ingin mempunyai investasi tanah di Jogjakarta, tentunya diperlukan sebuah transaksi jual beli. Bakal pembeli kudu tahu cara yang pas untuk mempunyai ataupun membeli tanah di Jogjakarta supaya tak muncul kekecewaan dikemudian hari. Berikut trik yang dapat dilaksanakan:

1. Jangan terburu-buru
Banyakin pilihan dan teliti dan perbandingan harga, area tanah, lantaran terdapat beragam referensi tanah yang ditawarkan di Jogja. Pilihlah area yang strategis untuk beberapa tahun kedepan. Keadaan ini pastinya krusial buat investasi dan memperbanyak untung kalau tanah bakal dijual dikemudian hari.

2. Jangan membeli tanah kavling
Tanah kavling adalah lahan yang sudah dikelola. Pada Umumnya kavling sudah ditentukan banderol mahal oleh pengembang. Jika memang mau beli lahan buat invest, belilah tanah yang masih murni. Jangan membeli kavling, lantaran kurang menghasilkan. Terkecuali bila memang kepengin membeli buat dibikin rumah.

3. Jual butuh
Jika memungkinkan, carilah penjual yang mau menjual tanahnya karena buru-buru karena butuh. Keadaan ini bisa sangat menguntungkan karena Penjual buru-buru karena butuh tentunya memasang harga yang jauh lebih murah dari banderol biasa.

4. Perkirakan keuntungan
Perkirakan dengan pasti keuntungan di masa depan. Contohnya kalau tanah bakal dijual di tahun tahun kedepan dengan min laba mencapai 17%. Kalau harga di masa mendatang memenuhi target, maka lahan ini pastinya potensial di jadikan invest.

5. Jangan asal memilih lokasi tanah
Lokasi tanah juga benar-benar signifikan. Tanah didekat jalan utama akan lebih punya peluang kenaikan harga yang bagus di kemudian hari. Beda dengan tanah disisi sungai, ataupun ditepi menara SUTET. Hindari beli tanah di dekat pabrik yang membikin sesuatu yang mudah meledak. Posisi tanah juga kudu jauh dari posisi pembuangan sampah dan janganlah sampai beli tanah mudah longsor untuk dibikin tempat tinggal diatasnya. Karena, poin utama penggerak nilai suatu tanah adalah lokasi. Bisa dipastikan, harga jual tanah terus naik apabila terletak di lokasi potensial, seperti rute mudah ditempuh, dekat dari mall, dan berbagai sarana sosial. Apabila kepengin membeli tanah, maka mesti teliti mengecek posisinya. Kiatnya, dengan mempelajari karakter sebuah wilayah dan memprediksi kondisinya di kemudian hari.

6. Pilihlah wilayah strategis
Sebaliknya, pilihlah area yang strategis, misalnya wilayah yang ada ditepi jalan raya. Tanah didekat jalan besar akan begitu menjual. Selain harganya di kemudian hari akan tinggi, selama tanah enggak dijual dapat dibuat area yang menghasilkan untung. Contohnya dengan menyewakan untuk tempat parkir, mendirikan warung, dan lain-lain.

7. Cek wilayah tanah
Pastikan jika lokasi diseputar lahan ialah wilayah yang damai. Pastikan pula kalau wilayah itu tidak terletak pada area konflik.

8. Periksa keoriginilan sertifikat
Kondisi ini juga sangat krusial saat mau beli tanah untuk meminimalisir resiko penipuan. Penjual kudu memiliki surat-surat yang lengkap. Pastikan juga lahan itu tercatat di Badan Partanahan Nasional.

9. Bikin perjanjian dengan pemilik tanah
Jika bakal berlangsung transaksi, lakukan perjanjian dengan pemilik tanah. Mohonkan kesepakatan tentang seputaran pembelian. Misalnya, menyerahkan DP terlebih dulu berapa persen dengan jaminan bahwa pelunasan bakal dilaksanakan sehabis berkas yang lain dan surat-surat balik nama beres.

10. Tidak sedang dalam masalah sengketa
Alangkah baiknya, jangan beli tanah dengan status perebutan warisan, didalam agunan bank, dokumennya tak komplet, dan lain sebagainya. Tanah yang pemiliknya tak jelas cuma akan merugikan dan menyusahkan.
Kiat buat meyakinkan tanah tidak dalam sengketa adalah dengan mencari tahu sejarah tanah. Pastikan Anda datang kepada aparat tertentu sebelum membeli tanah, biar mengerti sejarah tanah itu. Terlebih lagi kalau tanah tersebut belum mempunyai sertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan pernah Anda membikin Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengerti sejarahnya. Sekalipun bisa bikin sertifikat tanah atas nama kalian sesudah membeli, tidak terus sertifikat tanah itu tak dapat dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila nyatanya pihak penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

11. Teliti Biaya Pengurusan Jual Belinya
Membeli tanah enggak hanya masalah berapa harga permeter persegi. Namun, teliti pula poin ongkos yang lainnya contohnya biaya pencatatan dengan lembaga Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), pajak, dan lain-lain. Kalau sudah begitu, pembuatan keabsahan kepemilikan tanah bisa kelar dengan cepat.

12. Enggak Likuid
Tanah adalah jenis investasi yang bersifat enggak likuid atau tidak dapat diduitkan dalam jangka waktu singkat. Maka lebih baik, tanah bukan dibuat keuangan mendadak atau dana pokok. Sebisa mungkin, kamu membeli tanah untuk invest yang berasal dari uang enggak terpakai maupun tabungan masa depan.
Sementara jika uang sedikit, maka dapat beli tanah yang belum memiliki prospek pendirian sekarang ini, ataupun dengan kata lain, tarifnya masih sangat murah. Tapi, di masa depan, tanah itu akan bergerak naik dan kalian pun menjadi profit.

13. Tidak ada gusuran
Selain itu, pastikan juga untuk tak membeli tanah punya pemerintah atau tanah yang termasuk dalam peta rencana pembangunan pemerintah. Lantaran, tanah tersebut mempunyai resiko menjadi tujuan pembebasan lahan. Saat ini, punya akta tanah tak menjadi jaminan tanah bebas dari penggusuran.
Menurut UU nomor dua Tahun 2012 mengenai penyediaan Tanah bagi infrastruktur bagi Kepentingan publik Pasal 5, pihak yang wajib memberikan tanahnya ketika melakukan Pengadaan tanah bagi Kepentingan publik, sehabis diberi ganti rugi berdasarkan ketetapan pengadilan yang telah mempunyai kepastian hukum.
Dengan mengetahui hal-hal di atas, maka membeli tanah menjadi semakin aman dan Anda pun bakal terhindar dari permasalahan di waktu mendatang.

Iklan :
Anda lagi ingin beli tanah atau rumah di sekitar area Propinsi DIY?…Hubungi saja nomor WA di bawah ini: