Informasi Jual Beli Tanah di Kabupaten Sleman

  • 4 min read
  • May 29, 2020

Keuntungan Bisnis Jual Beli Tanah di Jogja dan Cara Beli Tanah

Jual beli tanah di Jogja pastinya bisa menjadi suatu usaha perdagangan yang diimpikan hampir setiap orang. Hal ini berkaitan dengan lokasi Jogja yang amat ideal sehingga di masa depan punya kans harga jual yang tinggi. Namun pastinya dibutuhkan trik khusus supaya usaha jual-beli tanah jadi semakin berkembang.

Keistimewaan Bisnis Jual Tanah Jogja

Secara garis besar, Yogyakarta adalah suatu area yang semakin hari semakin maju. Didukung oleh basis wisata dan beragamnya universitas, banyak penduduk dari kawasan lain yang tahu dan mengunjungi Jogja. Akibatnya, permintaan ruang di Jogjakarta juga tinggi. Hal ini mempengaruhi naiknya harga tanah dan properti yang lain. Enggak mengherankan bila di Jogjakarta ada beberapa pemilik tanah yang punya trik cepat menjual tanah.

Jogjakarta ialah salah satu lokasi yang punya fasilitas komplit, dan kian hari semakin maju. Kondisi ini berkaitan dengan wilayah Jogja yang strategis lantaran berbagai tempat potensial untuk mengembangkan bisnis. Seperti Misalnya bisnis pertokoan, rumah makan, penginapan, hotel, mal atau bisnis lainnya.
Harga tanah di Jogjakarta semakin tinggi. Semakin hari harga tanah atau properti semakin bertambah mahal di Jogjakarta. Tak mengherankan, lantaran keuntungan yang akan diperoleh di kemudian hari juga bakal tinggi. Baru-baru ini saja harga tanah di Jogja udah cukup mahal. Apalagi di beberapa tahun kedepan. Tentu untung yang bisa didapat berkali lipat. Maka, bila mempunyai tanah di Jogjakarta, pakai itu untuk investasi. Namun bila memang pengin jual tanah Jogja, tentu banderol yang tepat biar enggak ada kerugian.

jual beli tanah di jogja

Cara Membeli tanah di Jogja

Bagi kalian yang ingin mempunyai tanah di Jogja, pastinya diperlukan sebuah transaksi jual beli. Bakal pembeli kudu mengetahui kiat yang pas untuk mempunyai ataupun beli tanah di Jogjakarta biar tak timbul kekecewaan nantinya. Berikut tips yang dapat dilaksanakan:

1. Jangan grasa-grusu
Perbanyak referensi dan teliti dan bandingkan harga, wilayah tanah, karena terdapat berbagai pilihan tanah yang di jual di Jogjakarta. Carilah wilayah yang ideal untuk tahun-tahun yang akan datang. Hal ini pasti penting untuk investasi dan memperbanyak keuntungan jika tanah akan dijual nantinya.

2. Jangan membeli kavling
Tanah kavling ialah lahan yang telah diolah. Biasanya tanah kavling sudah dipatok banderol mahal oleh pengembang. Bila memang kepengin beli tanah untuk aset, beli aja tanah yang utuh. Jangan beli tanah kavling, karena enggak cukup menghasilkan. Terkecuali bila memang kepengin beli buat dibangun rumah.

3. Jual buru-buru karena butuh
Apabila perlu, carilah penjual yang mau menjual tanahnya lantaran mendesak. Keadaan ini bakal sangat mengutungkan sekali sebab Penjual buru-buru karena butuh tentunya menawarkan harga yang lebih murah dari harga biasa.

4. Perkirakan laba
Estimasi secara pasti untung di masa depan. Misalnya bila tanah bakal di jual lagi di tahun tahun kedepan dengan minimum keuntungan sampai 17 persen. Kalau harga di masa depan memenuhi perkiraan, maka tanah ini tentunya ideal untuk invest.

5. Jangan asal-asalan memilih area tanah
Posisi tanah pun betul-betul penting. Tanah didekat jalan akan lebih mempunyai peluang meningkatnya harga yang tinggi di masa depan. Beda dengan tanah didepan kali, ataupun dibawah tower SUTET. Hindari beli tanah di kawasan industri yang membuat produk yang gampang meledak. Posisi tanah juga mesti jauh dari lokasi pembuangan sampah umum dan janganlah sekali-kali sampai membeli tanah bergerak untuk dibangun tempat tinggal diatasnya. Karena, salah satu poin penggerak nilai sebuah tanah yaitu area. Bisa dijamin, harga jual tanah akan terus naik jika ada di area ideal, contoh rute gampang ditempuh, dekat dari mall, dan beberapa fasilitas publik. Kalau pengin beli tanah, kalian harus jeli memperhatikan lokasinya. Caranya, dengan mempelajari karakteristik suatu kawasan dan mengira-ngira kondisinya di kemudian hari.

6. Pilihlah lokasi strategis
Sebaiknya, pilihlah wilayah yang ideal, contohnya area yang ada ditepi jalan. Tanah didepan jalan akan begitu potensial. Selain harganya di waktu yang akan datang bakal tinggi, sebelum tanah enggak di jual bisa dibikin lokasi yang mendatangkan duit. Misalnya dengan menyewakan untuk lahan parkir, membuka warung makanan, dan lain sebagainya.

7. Teliti teritorial tanah
Pastikan bahwa area disekitar tanah yaitu area yang damai. Pastikan juga kalau area itu enggak terletak di lokasi berbahaya.

8. Teliti keabsahan sertifikat
Keadaan ini pun benar-benar krusial ketika ingin membeli tanah untuk meminimalisir resiko penipuan. Pastikan penjual punya surat-surat yang komplet. Pastikan juga lahan itu tercatat di Badan Partanahan Nasional.

9. Buat kesepakatan dengan pemilik tanah
Kalau bakal dilakukan transaksi, bikin kesepakatan dengan penjual. Mohonkan kesepakatan mengenai seputaran pembayaran. Seperti, menyerahkan Down Payment lebih dulu seberapa banyak dengan jaminan bahwa pelunasan akan dilakukan setelah berkas lain dan surat-surat balik nama beres.

10. Tidak sedang dalam masalah sengketa
Sebaiknya, enggak beli tanah berstatus perebutan warisan, masih jadi jaminan bank, berkasnya enggak lengkap, dan lain-lain. Tanah yang pemiliknya tidak pasti hanya akan menyusahkan dan merugikan.
Cara buat mengetahui tanah bebas dalam sengketa adalah dengan mengetahui histori tanah. Pastikan Anda tanya ke pejabat sekitar sebelum membelinya, agar mengerti histori tanah itu. Terlebih lagi kalau tanah tersebut tidak bersertifikat, masih berbentuk girik, jangan coba-coba kamu membikin Akta Jual Beli sebelum mengerti historinya. Walaupun dapat membikin sertifikat atas nama Anda sesudah membeli, tak serta-merta sertifikat tanah itu enggak bisa dibatalkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila ternyata penjual tanah bukan yang berhak menjualnya.

11. Cek Ongkos Pencatatan Jual Belinya
Beli tanah tidak sekedar perkara berapa biaya permeter persegi. Tapi, perhatikan pula poin biaya yang lainnya seperti ongkos administrasi dengan bagian Pejabat Pembuat Akta Tanah, pajak, dan sebagainya. Dengan seperti itu, pembikinan legalitas kepemilikan tanah akan rampung dengan segera.

12. Tak Bisa Diuangkan
Tanah merupakan jenis investasi yang sifatnya tak likuid atau tak dapat diduitkan dalam jangka waktu singkat. Maka alangkah baiknya, tanah bukan dibikin dana mendesak atau keuangan utama. Sebaiknya, kamu membeli tanah buat investasi yang berasal dari modal tak terpakai atau tabungan masa depan.
Sedangkan apabila tabungan terbatas, maka bisa beli tanah yang tidak mempunyai prospek pendirian sekarang ini, maupun boleh diilang, tarifnya masih terbilang terjangkau. Akan tetapi, di kemudian hari, tanah tersebut akan merangkak naik dan Anda pun jadi profit.

13. Bebas Penggusuran
Selain itu, mestis dipastikan untuk tak beli tanah milik negara ataupun tanah yang masuk ke dalam palnning pengembangan pemerintah. Sebab, tanah ini berisiko menjadi target penggusuran. Dewasa ini, punya akta tanah tidak menjadi patokan tanah bebas penggusuran.
Berdasar Undang-Undang No dua thn 2012 tentang Pengadaan Tanah buat Pembangunan buat pelayanan sosial Pasal lima, pihak yang berhak merelakan tanahnya pada saat melakukan penyediaan tanah buat layanan sosial, seusai ada ganti rugi menurut keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kepastian hukum.
Dengan memahami hal-hal di atas, maka pembelian tanah jadi makin cepat dan kamu pun akan terbebas dari permasalahan di masa depan.

Iklan :
Anda lagi mencari tanah atau rumah di sekitar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta?…Hubungi nomer WA di bawah ini: