Jual-Beli Properti Rumah di Kraton Yogyakarta

  • 4 min read
  • Oct 15, 2019

Keistimewaan Bisnis Jual-Beli Rumah di Kraton Yogyakarta dan Cara Beli Rumah

Memiliki rumah sendiri merupakan suatu dambaan keinginan setiap orang, terutama tiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan memiliki rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Mempunyai rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Kraton Yogyakartakarta memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang berpenghasilan tinggi memang tidak masalah, tetapi bagi sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja menjadi masalah besar.

Jual-beli rumah di Kraton Yogyakarta tentunya bisa menjadi suatu usaha dagang yang didambakan hampir setiap orang. Kondisi ini berkenaan dengan wilayah Jogjakarta yang benar-benar potensial sehingga di masa mendatang memiliki prospek nilai jual yang bagus. Namun tentunya dibutuhkan kiat jitu biar bisnis ini jadi lebih lancar.

Keuntungan Bisnis Jual-Beli Rumah Kraton Yogyakarta

Secara umum, Jogjakarta ialah salah satu wilayah yang makin hari semakin maju. Didukung oleh objek wisata dan beragamnya perguruan tinggi, banyak penduduk dari luar daerah yang tahu dan datang ke Jogjakarta. Akibatnya, permintaan ruang di Jogjakarta juga naik. Hal ini berefek kepada meningkatnya banderol lahan dan properti lainnya. Tak mengherankan apabila di Jogjakarta ada beberapa pemilik rumah yang memiliki cara tepat menjual rumah.

Jogja ialah salah satu lokasi yang memiliki prasarana komplit, dan makin waktu makin ramai. Hal ini berkenaan dengan lokasi Jogjakarta yang potensial karena berbagai spot potensial untuk mengembangkan usaha. Seperti Misalnya bisnis hotel, mal, pertokoan, rumah makan, losmen maupun usaha lainnya.
Harga rumah di Jogja semakin bersaing. Makin hari harga rumah ataupun properti makin bertambah mahal di Jogja. Tidak aneh, karena keuntungan yang bakal didapat di jangka panjang juga akan mahal. Sekarang ini aja banderol rumah di Jogja udah sangat tinggi. Apalagi di tahun-tahun berikutnya. Tentunya hasil yang akan didapatkan berkali lipat. Maka, bila mempunyai rumah di Jogja, pakai itu untuk aset. Tetapi bila memang ingin jual rumah Jogjakarta, tentunya banderol yang pas biar tak rugi.

 Jual-Beli Properti Rumah di Kraton Yogyakarta

 

Kiat Membeli Rumah di Jogjakarta

Buat kalian yang berencana memiliki rumah di Jogjakarta, tentunya dibutuhkan sebuah negosiasi jual beli. Bakal calon pembeli kudu mengetahui kiat yang pas untuk mempunyai maupun beli rumah di Jogja agar tidak muncul perasaan kecewa dikemudian hari. Berikut tips yang bisa dilaksanakan:

1. Jangan terburu-buru
Banyakin referensi dan teliti serta bandingkan harga, wilayah rumah, karena banyak sekali referensi rumah yang ditawarkan di Jogjakarta. Carilah area yang potensial untuk beberapa tahun yang akan datang. Hal ini tentunya penting untuk invest dan memperoleh keuntungan apabila rumah bakal dijual dimasa depan.

2. Jual butuh
Kalau memungkinkan, cari penjual yang ingin jual lahannya lantaran butuh. Kondisi ini akan menguntungkan karena Penjual buru-buru karena butuh tentunya menawarkan harga yang lebih murah dari banderol umumnya.

3. Estimasi laba
Perkirakan secara pasti laba di masa depan. Seperti kalau rumah ingin dijual di 3 thn kedepan dengan minimum laba sampai 17 %. Apabila harga di masa depan sesuai harapan, maka lahan itu tentunya cocok buat invest.

4. Janganlah sembarangan memilih posisi rumah
Lokasi rumah pun benar-benar krusial. Rumah disisi jalan pasti lebih mempunyai peluang kenaikan harga yang baik di kemudian hari. Lain dengan rumah ditepi sungai, atau dibawah tower SUTET. Jangan juga membeli rumah di dekat industri yang memproduksi sesuatu yang gampang terbakar. Lokasi rumah pun harus jauh dari tempat pembuangan sampah umum dan janganlah sekali-kali sampai beli rumah mudah longsor. Sebab, salah satu poin penggerak harga sebuah rumah yaitu lokasi. Dapat digaransi, harga rumah akan meningkat apabila terletak di posisi potensial, misal jalan mudah ditempuh, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan berbagai sarana sosial. Bila mau beli rumah, kalian mesti jeli memperhatikan posisinya. Kiatnya, dengan memahami karakter suatu wilayah dan memprediksi keadaannya di masa depan.

5. Pilih area potensial
Sebaiknya, pilih saja lokasi yang potensial, seperti area yang ada didepan jalan. Rumah ditepi jalan raya bakal lebih berharga. Disamping harganya di kemudian hari bakal meningkat, sebelum rumah tak dijual bisa dibikin wilayah yang mendatangkan untung. Contohnya dengan menyewakan untuk lokasi parkir, membuka warung makanan, dan lain sebagainya.

6. Periksa area rumah
Pastikan kalau lokasi disekitar lahan yaitu area yang aman. Pastikan pula jika lokasi tersebut tidak ada pada area berbahaya.

7. Periksa keabsahan sertifikat
Kondisi ini pun betul-betul penting sebelum membeli rumah untuk mengurangi resiko penipuan. Penjual harus mempunyai dokumen yang komplet. Lahan itu harus terdaftar di BPN.

8. Lakukan kesepakatan dengan penjual
Kalau bakal berlangsung negosiasi, lakukan kesepakatan dengan pemilik rumah. Mohonkan kesepakatan umum seputaran pembelian. Seperti, memberikan Down Payment lebih dahulu berapa persen dengan jaminan bahwa pelunasan bakal dibayarkan sesudah dokumen lainnya dan berkas balik nama selesai.

9. Tidak sedang dalam sengketa
Sebaiknya, tidak beli rumah berstatus rebutan warisan, dalam agunan bank, berkasnya tak komplit, dan lain sebagainya. Rumah yang pemiliknya enggak jelas cuma akan menyusahkan dan merugikan.
Cara buat memastikan rumah bebas sengketa adalah dengan menelusuri riwayat rumah. Anda kudu tanya pada aparat tertentu sebelum membeli rumah, supaya mengetahui histori rumah itu. Apalagi apabila rumah itu nggak mempunyai sertifikat, masih berbentuk surat girik, jangan coba-coba Anda membuatkan Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengerti historinya. Sekalipun bisa bikin sertifikat rumah atas nama kamu setelah membeli, bukan terus akat rumah tersebut tak dapat dicancel di Pengadilan Tata Usaha Negara bila kenyataannya penjual rumah bukan yang berhak menjualnya.

10. Teliti Ongkos Pencatatan Jual Belinya
Beli rumah enggak sekedar masalah berapa harga per meter nya. Akan tetapi, teliti pula masalah biaya yang lainnya seperti ongkos pencatatan dengan bagian Pejabat Pembuat Akta Rumah, perpajakan, dan sebagainya. Dengan begitu, pembikinan sertifikat kepemilikan rumah akan rampung dengan cepat.

11. Tak Likuid
Rumah merupakan tipe investasi bersifat tak likuid atau tak dapat dicairkan didalam jangka waktu cepat. Jadi alangkah baiknya, rumah tidak dibuat keuangan mendadak maupun dana utama. Sebaiknya, Anda membeli rumah buat invest yang berasal dari modal enggak terpakai ataupun uang tabungan.
Sementara apabila modal sedikit, maka dapat membeli rumah yang belum ada potensi pembangunan sekarang ini, maupun boleh diilang, banderolnya masih tergolong murah. Akan tetapi, di masa mendatang, rumah itu bakal beranjak naik dan kalian pun menjadi untung.

12. Tidak ada gusuran
Disisi lain, pastikan pula supaya enggak beli rumah punya pemerintah maupun rumah yang termasuk dalam perencanaan pembangunan pemerintah. Lantaran, rumah itu berisiko menjadi target pembebasan lahan. Saat ini, mempunyai sertifikat rumah tidak menjadi garansi rumah bebas penggusuran.
Menurut Undang-Undang No dua thn 2012 mengenai Pengadaan Rumah buat infrastruktur bagi pelayanan sosial Pasal lima, pihak yang wajib merelakan lahannya pada saat pelaksanaan penyediaan rumah buat Kepentingan Umum, seusai diberikan ganti rugi menurut ketetapan pengadilan yang telah punya kekuatan hukum.
Dengan memahami faktor di atas, maka beli rumah menjadi lebih lancar dan Anda pun bisa terhindar dari persoalan di kemudian hari.

Anda sedang membaca artikel tentang : Jual-Beli Properti Rumah di Kraton Yogyakarta
Kontak :
Anda lagi ingin investasi tanah atau rumah di sekitar area Yogyakarta?…Kontak saja no WA di bawah ini: