Jual-Beli Properti Rumah di Srandakan Bantul

  • 4 min read
  • Dec 05, 2019

Keuntungan Usaha Jual Beli Rumah di Srandakan Bantul dan Trik Membeli Rumah

Punya rumah sendiri adalah suatu dambaan keinginan setiap orang, terutama setiap orang dewasa yang sudah nikah. Dengan punya rumah sendiri pribadi, tentu hidup terasa lebih tentram di bandingkan harus mengontrak rumah, apalagi dibandingkan jika tinggal di rumah orangtua atau mertua. Punya rumah sendiri apalagi di kota besar seperti Srandakan Bantul memang tidak mudah karena harga rumah yang terbilang cukup tinggi. Buat orang yang kaya memang bukan masalah, tetapi buat sebagian besar masyarakat yang berpenghasilan rendah tentu saja menjadi masalah besar.

Jual-beli rumah di Srandakan Bantul tentunya dapat menjadi sebuah usaha dagang yang didambakan sebagian besar orang. Keadaan ini berkaitan dengan wilayah Jogjakarta yang sangat strategis sehingga di masa mendatang memiliki prospek harga jual yang tinggi. Tapi pastinya dibutuhkan cara tertentu agar usaha jual-beli rumah menjadi lebih maju.

Keuntungan Bisnis Jual Beli Rumah Srandakan Bantul

Secara garis besar, Yogyakarta adalah salah satu kota besar yang kian waktu makin berkembang pesat. Ditopang oleh objek wisata dan beragamnya sekolah tinggi, banyak masyarakat dari luar kawasan yang kenal dan mendatangi Jogja. Akibatnya, kebutuhan ruang di Jogjakarta pun meningkat. Keadaan ini berpengaruh pada meningkatnya harga lahan dan properti lainnya. Tidak mengherankan apabila di Jogja ada sebagian besar pemilik rumah yang mempunyai tips tepat memasarkan rumah.

Jogjakarta merupakan salah satu wilayah yang punya sarana lengkap, dan kian waktu kian berkembang. Kondisi ini berhubungan dengan area Jogja yang ideal karena berbagai spot strategis buat membangun usaha. Misalnya usaha mal, ruko, rumah makan, penginapan, hotel maupun bisnis yang lain.
Banderol rumah di Jogjakarta semakin bersaing. Semakin hari banderol properti maupun rumah semakin mahal di Jogjakarta. Tak heran, lantaran keuntungan yang akan didapat di kemudian hari juga akan mahal. Sekarang ini aja banderol rumah di Jogja sudah sangat mahal. Apalagi di beberapa tahun kedepan. Pastinya keuntungan yang bakal didapatkan berkali lipat. Maka, bila mempunyai rumah di Jogja, pakai itu untuk investasi. Tetapi apabila memang ingin jual rumah Jogja, tentu harga yang tepat agar tak ada kerugian.

 Jual-Beli Properti Rumah di Srandakan Bantul

 

Cara Beli Rumah di Jogja

Untuk kalian yang berencana punya aset rumah di Jogjakarta, tentu dibutuhkan suatu transaksi jual beli. Calon pembeli kudu mengetahui kiat yang sesuai untuk punya maupun membeli rumah di Jogja agar tidak muncul penyesalan dikemudian hari. Berikut ini kiat yang bisa dilaksanakan:

1. Enggak Boleh grasa-grusu
Banyakin referensi dan survey dan perbandingan harga, lokasi rumah, lantaran berbagai referensi rumah yang ditawarkan di Jogja. Carilah area yang ideal untuk tahun-tahun kedepan. Kondisi ini pastinya krusial sekali untuk invest dan memperbanyak keuntungan kalau rumah akan dijual dikemudian hari.

2. Penjual butuh
Apabila memungkinkan, carilah penjual yang ingin menjual lahannya lantaran buru-buru karena butuh. Hal ini bakal menguntungkan lantaran Jual buru-buru karena butuh tentu menawarkan harga yang lebih rendah dari banderol umumnya.

3. Prediksi keuntungan
Perkirakan dengan pasti laba di masa mendatang. Seperti apabila rumah bakal dijual di 3 thn yang akan datang dengan minimal untung sampai 17%. Bila harga di masa depan sesuai perkiraan, maka lahan ini pastinya ideal untuk aset.

4. Janganlah sekali-kali sembarangan memilih posisi rumah
Area rumah pun betul-betul penting. Rumah didekat jalan utama akan lebih memiliki kesempatan kenaikan harga yang bagus di kemudian hari. Beda dengan rumah didekat kali, maupun disisi SUTET. Hindari membeli rumah di dekat pabrik yang membuat sesuatu yang mudah meledak. Lokasi rumah juga kudu jauh dari lokasi pembuangan sampah dan janganlah sekali-kali sampai beli rumah mudah longsor. Sebab, poin utama penggerak harga sebuah rumah adalah area. Bisa dipastikan, harga jual rumah akan terus bertambah bila terletak di posisi ideal, seperti rute gampang ditempuh, tidak jauh dari pasar, dan beberapa sarana sosial. Jika ingin beli rumah, anda mesti jeli mengecek posisinya. Kiatnya, dengan memahami karakteristik suatu daerah dan memprediksi situasinya di masa depan.

5. Pilihlah lokasi strategis
Lebih baik, pilih wilayah yang strategis, misalnya wilayah yang ada didekat jalan. Rumah didekat jalan besar akan lebih menjual. Selain harganya di waktu mendatang bakal tinggi, selama rumah tidak dijual bisa dijadikan wilayah yang menghasilkan duit. Contohnya dengan menyewakan sebagai lahan parkir, membangun warung, dan lain sebagainya.

6. Teliti teritorial rumah
Pastikan bahwa lokasi disekeliling lahan ialah lokasi yang damai. Pastikan pula bahwa wilayah tersebut enggak berada di lokasi berbahaya.

7. Cek keoriginilan sertifikat
Keadaan ini pun sangat signifikan sebelum beli rumah untuk meminimalisir resiko penipuan. Pastikan penjual punya surat-surat yang komplit. Pastikan pula lahan itu terdaftar di Badan Parrumahan Nasional.

8. Lakukan perjanjian dengan pemilik rumah
Apabila bakal berlangsung negosiasi, lakukan perjanjian dengan penjual. Mintalah kesepakatan umum seputar pembayaran. Misalnya, memberikan uang muka terlebih dahulu berapa persen dengan garansi kalau pelunasan bakal dilaksanakan sesudah berkas lain dan dokumen balik nama rampung.

9. Tidak dalam sengketa
Sebaiknya, tidak beli rumah dengan status rebutan warisan, masih menjadi agunan bank, berkasnya tidak komplit, dan lain-lain. Rumah yang hak miliknya tidak jelas hanya bakal merugikan dan menyusahkan.
Cara buat meyakinkan rumah bebas dalam sengketa yaitu dengan menelusuri sejarah rumah. Pastikan Anda tanya kepada aparat sekitar sebelum beli rumah, agar tahu histori rumah tersebut. Apalagi kalau rumah tersebut nggak bersertifikat, masih berwujud surat girik, jangan pernah kalian membikin Akta Jual Beli (AJB) sebelum mengetahui asal-usulnya. Sekalipun dapat membuat sertifikat atas nama kalian sehabis membelinya, tidak serta-merta sertifikat rumah tersebut tidak bisa digugurkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila kenyataannya penjual rumah bukan yang mempunyai rumah.

10. Teliti Ongkos Pengurusan Jual Belinya
Membeli rumah enggak sekedar masalah berapa harga per meter persegi. Akan tetapi, perhatikan pula poin ongkos yang lainnya seperti ongkos administrasi dengan bagian notaris, perpajakan, dan sebagainya. Bila sudah seperti itu, pembuatan sertifikat kepemilikan rumah bisa selesai dengan cepat.

11. Tidak Likuid
Rumah adalah tipe investasi yang bersifat tak likuid atau tak dapat dicairkan didalam waktu yang cepat. Maka alangkah baiknya, rumah bukan dibikin keuangan mendadak atau keuangan utama. Tapi sebaiknya, kamu membeli rumah buat invest yang dananya berasal dari dana tidak terpakai atau tabungan masa depan.
Sementara bila uang sedikit, maka bisa membeli rumah yang tidak ada potensi pengembangan sekarang ini, maupun boleh diilang, tarifnya masih tergolong terjangkau. Akan tetapi, di waktu yang akan datang, rumah itu akan bergerak naik dan Anda pun menjadi laba.

12. Bebas Penggusuran
Selain itu, pastikan juga agar tak beli rumah punya pemerintah atau rumah yang termasuk ke dalam perencanaan pengembangan pemerintah. Lantaran, rumah tersebut berisiko jadi tujuan penggusuran. Saat ini, mempunyai akta rumah enggak jadi jaminan rumah bebas penggusuran.
Menurut UU Nomer dua Tahun 2012 tentang penyediaan Rumah buat Pembangunan buat Kepentingan publik psl lima, pihak yang berhak melepaskan rumahnya tatkala berlangsungnya Pengadaan rumah bagi pelayanan Umum, sehabis diberikan ganti rugi berdasar ketetapan pengadilan yang sudah mempunyai ketetapan hukum.
Dengan mengetahui hal-hal tadi, maka pembelian rumah jadi lebih lancar dan kamu pun bisa bebas dari masalah di masa yang akan datang.

Anda sedang membaca artikel tentang : Jual-Beli Properti Rumah di Srandakan Bantul
Kontak :
Anda lagi ingin investasi tanah atau rumah di sekitar area Yogya?…Hubungi saja nomor WA di bawah ini: